Menkopolhukam Tuding Ada Upaya Provokasi Lewat Isu Buruh Asing

Intan fauzi    •    01 September 2015 17:19 WIB
unjukrasa buruh
Menkopolhukam Tuding Ada Upaya Provokasi Lewat Isu Buruh Asing
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Rivan Awal Lingga/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan geram dengan pemberitaan terkait buruh asing menyerbu Indonesia. Isu tersebut disebar dengan data bohong untuk mengompori unjuk rasa buruh hari ini. 

"Isu Indonesia dibanjiri tenaga asing. Menteri Hanif menjelaskan buruh asing pada 2012 jumlahnya 76.000 terus menurun," kata Luhut usai bertemu perwakilan buruh di kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Selasa (1/9/2015).

"Sampai Agustus kemarin tinggal 54.000 dan hanya 13.000 dari Tiongkok, jadi jangan dibesar-besarkan dengan data yang tidak benar," sambungnya.

Namun, Luhut tak menampik adanya peningkatan jumlah buruh asing dari Tiongkok. Luhut menjelaskan, banyaknya buruh dari Tiongkok disebabkan meningkatnya investasi dari negara tirai bambu itu.

"Kalau dari Tiongkok buruh banyak karena jumlah investasi mereka meningkat," jelasnya.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu mengimbau juga agar buruh tidak perlu ribut. Sebab sebanyak 30.000 Indonesia di Tiongkok pun tidak diributkan buruh di sana.

"Kami tidak mau dijajah dengan buruh, kami tidak mau, tapi tidak lupa buruh di luar berapa banyak tidak ribut. Sebanyak 30.000 buruh kita ikut 17an, tidak ribut. Jadi jangan dibesar-besarkan, kita sangat sadar dengan itu," pungkasnya.


(KRI)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /