RI Raih Kontrak Dagang Rp5,8 Miliar di Shanghai

Antara    •    02 September 2015 10:44 WIB
indonesia-tiongkok
RI Raih Kontrak Dagang Rp5,8 Miliar di Shanghai
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/

Metrotvnews.com, Beijing: Indonesia berpotensi meraih kontrak dagang senilai USD420 ribu atau sekitar Rp5,8 miliar dalam pameran Shanghai International Fisheries and Seafood Exposition (SIFSE) 2015 di Shanghai, akhir pekan silam.

Atase Perdagangan KBRI Beijing Dandy S Iswara kepada Antara mengatakan, dalam pameran tersebut Indonesia menampilkan variasi produk perikanan seperti ikan beku, udang beku, kepiting beku, udang dalam kaleng, dan ikan sardines kaleng.

"Dua perusahaan yakni PT Indokom Samudra Persada dan PT Samudra Mandiri Sentosa, merupakan dua perusahaan Indonesia yang telah banyak melakukan ekspor ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan Timur Tengah, dan kini tengah menjajaki potensi pasar Tiongkok," ungkap Dandy Iswara, seperti diberitakan Rabu (2/9/2015).

Dandy menambahkan para pembeli potensial dari Tiongkok mengharapkan makin banyak produk hasil perikanan Indonesia, dengan kualitas yang terjamin serta kuantitas produksi yang besar.

"Tiongkok ini memiliki pangsa pasar yang besar untuk produk apa pun, termasuk produk hasil perikanan. Selama pameran, produk hasil perikanan Indonesia yang diminati adalah udang beku dan ikan tuna kaleng," tambahnya.

Salah satu produk hasil perikanan yang dapat diekspor ke Tiongkok adalah pakan ternak dari ikan. Pasar dari produk tersebut cukup besar. Pada 2014 Tiongkok mengimpor produk tersebut dari pasar dunia senilai USD1,56 miliar, sedangkan Indonesia hingga April 2015 telah mengekspor produk pakan ternak dari ikan ke beberapa negara kecuali Tiongkok, dengan nilai USD3,34 juta.

Berdasarkan catatan Kantor Bea Cukai Tiongkok, Indonesia menempati urutan ketujuh sebagai negara pengekspor hasil produk perikanan ke bagi Tiongkok. Menurut data tersebut, nilai ekspor produk hasil perikanan Indonesia ke Tiongkok selama Januari-Juli 2015 mengalami peningkatan 7,47 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Pada Januari-Juli 2015 nilai ekspor hasil produk perikanan Indonesia ke Tiongkok tercatat USD140.114.729 atau lebih tinggi dibandingkan kurun waktu yang sama pada 2014 yang tercatat USD130.377.799.

Sedangkan tiga negara utama eksportir hasil produk perikanan ke Tiongkok yakni Rusia, Amerika Serikat, dan Kanada, mengalami penurunan nilai ekspor sekitar lima hingga sepuluh persen dibandingkan periode sama 2014.


(AHL)


Jelang Hadapi Liverpool, Pelatih Kecewa dengan Performa Roma
AS Roma vs Genoa

Jelang Hadapi Liverpool, Pelatih Kecewa dengan Performa Roma

3 days Ago

Eusebio kesal karena para pemain Roma kerap terlena saat sudah berada dalam posisi unggul.…

BERITA LAINNYA
Video /