Review Motherboard

ASUS Z170 PRO GAMING, Kencang untuk Kelas Menengah

Riandanu Madi Utomo    •    04 September 2015 17:48 WIB
review motherboard
ASUS Z170 PRO GAMING, Kencang untuk Kelas Menengah
ASUS Z170 PRO GAMING

Metrotvnews.com, Jakarta: Kami telah menguji dua motherboard Z170 terbaru, GIGABYTE GA-Z170X Gaming 7 dan ASUS ROG Maximus VIII Gene. Kali ini, kami akan melanjutkan ulasan mengenai ASUS Z170 PRO GAMING. Motherboard seri Z170 dirancang untuk prosesor Intel Skylake, yang baru dirilis pada bulan Agustus lalu.

Berbeda dengan tiga motherboard Z170 lain yang kami uji, ASUS Z170 PRO GAMING ditujukan untuk kalangan gamer menengah. Tentu saja, karena target penggunanya berbeda, motherboard ini tidak memiliki banyak fitur mewah.

Ia juga masih memiliki beberapa fitur penunjang kebutuhan gaming kelas menengah, seperti port DVI dan D-SUB pada bagian panel belakangnya.



Secara desain, motherboard ini terlihat sederhana. Ia tak dilengkapi dengan lampu LED warna-warni dan hanya dibalut formasi heatsink standar seperti halnya motherboard pada umumnya. Bodi ASUS Z170 PRO GAMING didominasi warna merah dan hitam dengan emblem PRO GAMING pada heatsink yang menempel di bagian chipset-nya. Meskipun masih ditujukan untuk para gamer, motherboard ini tak berada di bawah naungan produk Republic of Gamers dari ASUS.

Walau diciptakan untuk gamer kelas menengah, bukan berarti ia tidak dilengkapi dengan teknologi terbaru.



Di bagian panel belakangnya, Anda dapat melihat USB Type-C, USB 3.1, DisplayPort dan HDMI. Selain itu, motherboard ini juga telah dilengkapi dengan port SATA Express yang mampu menghadirkan penyimpanan dengan kecepatan transfer data hingga 6Gb/s dan sebuah soket M.2 yang juga dapat digunakan sebagai media penyimpanan berkecepatan tinggi.

ASUS Z170 PRO GAMING menggunakan form factor ATX, sehingga tidak dapat dipasang pada casing PC berukuran mini. Motherboard ini juga telah dilengkapi dengan tiga buah slot PCIe x16 yang telah mendukung penggunaan kartu grafis ganda, baik NVIDIA SLI maupun AMD Cross Fire.

ASUS Z170 PRO GAMING juga hadir dengan teknologi audio SupremeFX dengan 8-channel HD Audio Codec. Bagi Anda yang memiliki perangkat audio premium, motherboard ini juga telah dilengkapi dengan port S/PDIF di bagian panel belakangnya.



Sama seperti ASUS ROG Maximus VIII Gene yang kami ulas kemarin, ASUS Z170 PRO GAMING juga dilengkapi dengan UEFI BIOS yang dilengkapi dengan fitur EZ Tuning. Fitur tersebut memungkinkan Anda untuk melakukan overclocking dengan mudah, cukup jalankan wizard-nya dan sistem akan mendeteksi setiap komponen yang terpasang pada motherboard ini, lalu memberikan peningkatan performa sesuai dengan pertimbangan kemampuan komponen yang tertanam.

Dengan menggunakan fitur EZ Tuning, kami berhasil menaikkan base clock prosesor Intel Core i7-6700K dari 4GHz ke 4,12GHz. Sementara untuk prosesor i5-660K, kami berhasil meningkatkan base clock-nya dari 3,5GHz ke 3,6GHz.

Peningkatannya memang terlihat tidak signifikan dan sedikit lebih kecil ketimbang yang dapat dilakukan di motherboard ROG Maximus VIII Gene. Meskipun demikian, sistem dapat berjalan dengan sangat stabil tanpa gangguan apa pun ketika di-overclock.



Fitur EZ Tuning telah mampu memudahkan proses overclocking tanpa harus mengetahui dasar-dasar ilmu overclocking, namun tentunya fitur ini memiliki batasan dan tak dapat dilakukan untuk overclocking yang lebih esktrem.

Jika ingin melakukan overclocking yang lebih ekstrem, Anda dapat mengubah tampilan BIOS ke Advanced Mode. Pada mode tersebut, Anda dapat mengatur secara manual berbagai komponen, serta membuka peluang yang lebih besar dalam overclocking. Minusnya, kestabilan sistem tak dapat dijamin ketika Anda mencoba melakukan overclocking secara manual.

Terakhir, bagaimana dengan performanya?

Dalam pengujian yang kami lakukan, ASUS Z170 PRO GAMING mampu mengalahkan motherboard lain yang berada di kasta premium. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengujian kami dengan menggunakan PCMark 8. ASUS Z170 PRO GAMING mampu memperoleh skor sebesar 5.460 poin pada prosesor i7-6700K dan 5786 poin pada prosesor i5-6600K.



Kedua angka tersebut memang tergolong sangat tinggi untuk sebuah motherboard kelas menengah. Uniknya, hasil pengujian kami menunjukkan bahwa motherboard ini justru lebih kencang ketika dipasangkan dengan prosesor i5-6600K.

Hasil pengujiannya pada prosesor i5-6600K menduduki peringkat teratas dalam pengujian terhadap tiga motherboard Z170 lainnya.



Sayangnya, ia terlihat loyo ketika pengujian kompresi. Waktu kompresinya dengan prosesor i7-6700K mencapai 44 detik, sedangkan di prosesor i5-6600K waktu kompresinya mencapai 56 detik. Angka tersebut berada di bawah rata-rata waktu kompresi keempat motherboard Z170 yang kami uji, yaitu 36 detik pada i7-6700K dan 49 detik pada i5-6600K.

Sementara pada uji ekstrasi, ASUS Z170 PRO GAMING memiliki performa pada level rata-rata, 20 detik pada i7-6700K dan 22 detik pada i5-6600K.



Satu hal lain yang membuat ASUS Z170 PRO GAMING menarik adalah hasil pengujiannya dengan menggunakan SuperPi. Pada pengujian tersebut, motherboard ini mampu memperoleh skor yang sama dengan saudaranya, ASUS ROG Maximus VIII Gene.

Ia terbukti mampu melakukan kalkulasi data sebesar 32MB dengan waktu 7 menit 17 detik, baik di prosesor i7-6700K maupun di i5-6600K. Skor tersebut juga merupakan skor tertinggi dari seluruh pengujian empat motherboard Z170 yang kami lakukan.
 

Kesimpulan

Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh pepatah, "jangan menilai sesuatu dari tampilannya." motherboard ini memang tak memiliki embel-embel premium. Ia juga tak memiliki tampilan super mewah dan fitur yang melimpah.

Meskipun demikian, performanya tak boleh dipandang sebelah mata. Ia ditujukan untuk para gamer kelas menengah yang hanya ingin berfokus pada performa dan tidak mempermasalahkan fitur-fitur tambahan lain yang ada di motherboard kelas premium.


(ABE)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

1 day Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /