Sinetron Indonesia Jajah Negara Tetangga

Ahmad Mustaqim    •    04 September 2015 17:54 WIB
sinetron
Sinetron Indonesia Jajah Negara Tetangga
Diskusi soal sinetron di UGM. Foto: MTVN/Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Publik melihat beragam keberadaan sinetron. Ada yang memandang baik, tak jarang yang menilai berdampak negatif.

Meski begitu, Guru Besar Antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Heddy Shri Ahimsa Putra mengatakan sinetron bisa menjadi senjata menjajah negara lain. Ia menceritakan, saat sedang berada di Myanmar untuk makan kari ayam, tanpa sengaja melihat televisi.

Acara televisi itu, kata dia, diisi sebuah acara sinetron dari sebuah stasiun televisi swasta Indonesia. "Ternyata sinetron Indonesia banyak digemari di sana. Sinetron kita bisa populer di Asia Tenggara," kata dia dalam forum "Sinetron Kita: Antara Mutu dan Laku", di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri, UGM, Jumat (4/9/2015).

Dari hal itu, menurutnya, sinetron bisa menjadi alat untuk menjajah kebudayaan bangsa orang lain.

Ia mengungkapkan, jika itu memang akan dilakukan, mesti ditindaklanjuti dengan membuat film untuk kemudian dikirim ke luar negeri. Ia menyebutkan, Myanmar dan Filipina bisa menjadi sasaran pengiriman film itu. "Kita punya potensi untuk itu," katanya.

Meski memiliki potensi, Heddy menyarankan produser film sinetron tak asal memproduksi film. "Potensi itu perlu kita gali untuk meningkatkan kualitas," katanya.


(UWA)

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente
Tottenham Hotspur 2017--2018

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente

1 hour Ago

Babak 16-besar Liga Champions 2017 -- 2018 akan terasa istimewa bagi striker Tottenham Hotspur …

BERITA LAINNYA
Video /