Rupiah Ditaksir Masih dalam Tren Pelemahan

Dian Ihsan Siregar    •    07 September 2015 08:39 WIB
kurs rupiah
Rupiah Ditaksir Masih dalam Tren Pelemahan
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Belum adanya berita positif yang dapat mengangkat rupiah, bisa membuat laju rupiah terhadap dolar AS (USD) masih dalam tren pelemahan.

"Rilis berkurangnya defisit neraca perdagangan dan kenaikan markit composite PMI dan markit services PMI AS menambah sentimen positif pada laju USD, sehingga berimbas negatif pada sejumlah mata uang regional, termasuk rupiah," ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com‎, Senin (7/9/2015).

Sebelumnya sudah diberitahukan, melihat laju mata uang regional yang cenderung masih melemah dan laju pasar obligasi yang cenderung turun, dapat mempengaruhi laju rupiah yang berpeluang melemah jika sentimen yang ada tidak cukup kuat menahan sentimen negatif.

Untuk itu, kata Reza, kiranya perlu diwaspadai jika sentimen yang ada kurang positif. Meski laju rupiah telah berada di area support, tapi belum terlihat adanya momentum pembalikan arah seiring dengan belum adanya berita positif.

Dengan adanya keadaan tersebut, perlu diwaspadai jika sentimen yang ada kurang positif dan berita yang dirilis, serta mewaspadai jika rupiah kembali melanjutkan pelemahan. "Dalam satu hari ini rupiah akan berada di level Rp14.187-Rp14.174 per USD (kurs tengah BI)," tutupnya.


(AHL)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

1 day Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /