Korsel dan Korut Diskusikan Reuni Keluarga

Willy Haryono    •    07 September 2015 09:51 WIB
perang korea
Korsel dan Korut Diskusikan Reuni Keluarga
Petugas Palang Merah di Seoul, Korsel, memeriksa daftar peserta reuni keluarga yang terpisah dalam Perang Korea di era 1950-an. (Foto: AFP / JUNG YEON-JE)

Metrotvnews.com, Panmunjom: Palang Merah Korea Selatan dan Korea Utara mulai membicarakan kemungkinan digelarnya reuni keluarga kedua negara yang sempat terpisah sejak Perang Korea di era 1950-an. 

Diskusi di desa perbatasan Panmunjom, Senin (7/9/2015), adalah hasil perjanjian kedua Korea yang tercapai dua pekan lalu, setelah berakhirnya ketegangan yang nyaris berujung perang. 

Namun berdasarkan rekam jejak Korut yang kerap memanfaatkan isu reuni sebagai alat tawar terhadap Korsel, tidak ada jaminan acara tersebut akan terlaksana. 

Perbincangan saat ini, yang merupakan kali kedua dalam lima tahun, difokuskan untuk menentukan tanggal dan tempat reuni. Jika disepakati, reuni kemungkinan besar dilakukan di Gunung Kumgang pada Oktober. 

Seperti dikutip AFP, jutaan orang terpisah dari keluarga masing-masing selama Perang Korea 1950-1953. Sebagian besar dari mereka sudah meninggal dunia tanpa mendapatkan kesempatan melihat atau bertemu keluarga kembali. 

Sekitar 66 ribu warga Korsel, banyak dari mereka berusia antara 80 dan 90, masuk dalam daftar tunggu peserta reuni. 

Program reuni dimulai setelah terjadinya pertemuan bersejarah Korsel dan Korut pada 2000. Reuni ini kemudian menjadi acara rutin.

Namun karena buruknya hubungan kedua negara, hanya ada satu reuni dalam lima tahun terakhir. Beberapa reuni dibatalkan Korut di momen-momen terakhir. 


(WIL)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

14 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /