Langkah Tiongkok Revisi Pertumbuhan Ekonomi Bisa Diikuti Indonesia

Suci Sedya Utami    •    07 September 2015 17:08 WIB
ekonomi china
Langkah Tiongkok Revisi Pertumbuhan Ekonomi Bisa Diikuti Indonesia
Ilustrasi. FOTO: REUTERS

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiongkok kembali merevisi target pertumbuhan tahunannya menjadi 7,3 persen dari sebelumnya 7,4 persen.

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden RI Sofjan Wanandi mengatakan, jika itu yang terjadi maka dampaknya Indonesia juga akan ikutan menurunkan pertumbuhan ekonominya. Namun dia tidak menyebutkan angka penurunan pada Indonesia.

Menurut dia, jika Tiongkok makin melambat efeknya yakni pada ekspor komoditas yang dikirim Indonesia ke Negeri Tirai Bambu tersebut akan ikut menurun.

Selain itu, Tiongkok pun telah menyetok bahan mentahnya hampir dari lima tahun terakhir. Artinya suplai bahan mentah mereka menumpuk, namun karena ekonomi tengah melambat membuat stok tersebut tak habis terjual.

"Kita mesti hati-hari, Tiongkaok sekarang sudah punya stok bahan mentah hampir lima tahun, jadi dia tidak akan membeli dari luar karena dia over produksi," katanya di kantor Wapres, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).

Lagi pula dari prediksi lembaga-lembaga internasional menyebutkan ekonomi Tiongkok diragukan untuk tumbuh tinggi.

Sebelumnya, Biro Statistik Nasional melaporkan Tiongkok merevisi tingkat pertumbuhan tahunan ekonomi menjadi 7,3 persen dari angka yang dirilis sebelumnya 7,4 persen.

Sekadar informasi, ekonomi terbesar kedua dunia itu tumbuh tujuh persen pada semester pertama dari tahun sebelumnya, sejalan dengan target pemerintah untuk 2015, namun data suram baru-baru ini telah meningkatkan risiko pemerintah bisa kehilangan target pertumbuhan setahun penuh.


(AHL)

Hadapi Qarabag, Chelsea Darurat Penyerang
Jelang Qarabag vs Chelsea

Hadapi Qarabag, Chelsea Darurat Penyerang

1 hour Ago

Chelsea tak akan bisa memainkan empat pemain saat bertamu ke Baku Olympic Stadium, markas Qarab…

BERITA LAINNYA
Video /