Menko Maritim Mencium Adanya Mafia Pulsa Listrik

Gervin Nathaniel Purba    •    07 September 2015 17:32 WIB
pln
Menko Maritim Mencium Adanya Mafia Pulsa Listrik
PLN. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menduga adanya mafia dalam transaksi listrik pulsa atau prabayar di PT PLN (Persero).

Rizal mengatakan adanya pemakaian listrik pra bayar dikarenakan adanya pemain-pemain monopoli pada masa lalu di Perseroan. Sistem yang sudah dijalankan sejak lama itu menurutnya sangat kejam.

"Dari zaman dulu sampai sekarang rakyat itu diwajibkan pakai pulsa. Karena ada yang main monopoli di PLN masa lalu. Itu kejam sekali," ungkap Rizal Ramli saat ditemui di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Senin (7/9/2015).

Bahkan menurut Rizal sampai saat ini masih banyak laporan dari para masyarakat khususnya masyarakat miskin yang membeli saldo listrik pra bayar atau pulsa listrik sebesar Rp100.000 namun hanya mendapatkan kuota pulsa sekira Rp73.000.

"Ada yang masih belajar jam delapan malam tiba-tiba listiknya mati. Ini mungkin tersedot provider pulsa, atau provider pulsa itu setengah mafia," ungkap Menko Maritim itu.

Untuk itu, Rizal meminta Direktur Utama (Dirut) PT PLN untuk berlaku transparan dalam pembelian pulsa listrik. Sebab PLN harus menyediakan administrasi biasa maksimal Rp5.000.

"Jika pulsanya Rp100 ribu, maksimum biayanya bisa Rp5 ribu. Jadi dia beli Rp100 ribu dan listriknya bisa Rp95 ribu. Kami mohon keputusan ini segera dilakukan," ujarnya. 



(SAW)

Real Madrid Memboyong 20 Pemain saat Menyambangi APOEL
Jelang APOEL vs Real Madrid

Real Madrid Memboyong 20 Pemain saat Menyambangi APOEL

56 minutes Ago

Real Madrid akan berhadapan dengan APOEL pada penyisihan Grup H Liga Champions 2017 -- 2018, 22…

BERITA LAINNYA
Video /