Anak di Bawah Umur Bakar Lahan di Jambi

Tri Kurniawan    •    08 September 2015 10:16 WIB
kebakaran hutan
Anak di Bawah Umur Bakar Lahan di Jambi
Petugas berusaha memadamkan api di kawasan Taman Hutan Rakyat di Sepang, Serang, Banten, Senin 7 September 2015. Antara Foto/Asep Fathulrahman

Metrotvnews.com, Jambi: Seorang anak di bawah umur terlibat membakar lahan dan hutan konservasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Penyidik Polda Jambi tetap memeriksa pria inisial AS, 16, sebagai tersangka namun tidak ditahan.

Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, mengatakan delapan rekan AS juga sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus yang sama. Kasus ini ditangani penyidik Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi.

Delapan tersangka lainnya yakni Ridwan alias Iwan, 42, Rahmat alias Amat, 42, Rahman alias Remang, 36, Jamaludin alias Udin, 35, Firmansyah alias Firman, 33, Awal Harahap alias Bulek, 30, Eka Riadi alias Bedul, 20, dan
Jumri alias Ijum, 40, ditahan di Rumah Tahanan Mapolda Jambi.


Presiden Joko Widodo (kanan) meninjau lokasi kebakaran lahan di Desa Pulo Keronggan, Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Minggu 6 September 2015. Antara Foto/Nova Wahyudi

Para tersangka diamankan anggota Polda Jambi saat membuka lahan di hutan konservasi Berbak, Kabupaten Tanjab Barat. Selain dengan menebang pohon, para tersangka juga membuka lahan baru dengan cara membakar.

(Klik: Presiden Ingin Kebakaran Hutan Cepat Ditangani)

Selain sembilan orang pelaku, juga diamankan sejumlah barang bukti, seperti satu unit mobil Toyota Kijang LGK, lima unit motor, satu gergaji mesin, dan satu jeriken berisi minyak sebanyak 35 liter.

Atas perbuatannya, para pelaku termasuk AS dijerat Pasal 82 ayat (1) huruf C UU RI No. 18 tahun 2019 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman kurungan minimal satu tahun dan maksimal lima tahun penjara, serta dikenakan denda minimal Rp500 juta dan maksimal Rp2,5 miliar dan Pasal 78 ayat (3) dan (4) UU RI No. 41 Tahun 99 tentang Kehutanan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 15 tahun. (Antara)


(TRK)

CEO Milan: Kedatangan Kalinic Melengkapi Skuat
AC Milan 2017--2018

CEO Milan: Kedatangan Kalinic Melengkapi Skuat

1 hour Ago

CEO AC Milan, Marco Fassone mengatakan perekrutan Nikola Kalinic melengkapi skuat musim ini. It…

BERITA LAINNYA
Video /