Piala Presiden 2015

Meski Rotasi Skuat, Pelatih Persib Enggan Remehkan Martapura FC

Roni Kurniawan    •    09 September 2015 16:09 WIB
piala presiden 2015
Meski Rotasi Skuat, Pelatih Persib Enggan Remehkan Martapura FC
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman (MTVN / Ismail)

Metrotvnews.com, Bandung: Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman berencana mengubah starting eleven saat melawan Martapura FC di laga terakhir penyisihan grup Piala Presiden 2015, Kamis 10 September. Meski bakal menggunakan sebagian pemain pelapis, Djanur- sapaan Djadjang- tetap mengincar kemenangan.

"Persib sudah lolos ke 8-besar. Oleh karena itu, saya kemungkinan akan merotasi empat hingga lima pemain. Tapi saya tetap mengincar tiga poin dari laga ini," tegas Djanur saat jumpa pers di Hotel Golden Flower, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/9/2015).

Djanur menegaskan tak akan menganggap Martapura sebagai lawan enteng.  Apalagi Rizki Pora dkk dipastikan bakal tampil sparta lantaran masih memiliki peluang untuk lolos ke babak delapan besar dengan catatan Persiba Balikpapan gagal menang atas Persebaya United.

"Martapura tidak bisa dianggap sebelah mata. Mereka masih mempunyai peluang untuk lolos ke delapan besar. Mereka juga sempat tahan imbang Persebaya dan sempat unggul atas Persiba walaupun hasil akhir berbeda," lanjut pelatih asal Majalengka itu.

"Pesaing Persib itu kuat karena di posisi dua masih diperebutkan. Untuk lolos, mereka menentukan nasibnya sendiri bukan tergantung pada tim lain. Itu menunjukkan kalau Piala Presiden 2015 di grup ini sangat ketat," tegasnya.

Hasil imbang kontra Martapura sudah cukup menjadikan Persib sebagai pemuncak grup. Sebelumnya, tim maung Bandung mampu meraih hasil positif saat menghadapi Persiba Balikpapan dan Persebaya United. Total, Persib sudah mencetak delapan gol dan belum kebobolan. 



(HIL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /