Perkuat Rupiah, Cadangan Devisa Harus Dihemat

Eko Nordiansyah    •    09 September 2015 17:33 WIB
cadangan devisa
Perkuat Rupiah, Cadangan Devisa Harus Dihemat
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk bisa memperkuat rupiah adalah dengan mengurangi impor. Dengan cara tersebut, maka cadangan devisa juga akan semakin kuat tanpa harus dihabiskan untuk mengintervensi pelemahan rupiah di pasar.

"Saatnya kita menghemat devisa kita dengan mengurangi impor yang tidak perlu. Dan mendorong produksi barang-barang substitusi impor. Artinya kita juga mendapatkan devisa. Itu salah satunya," ujar Sigit ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Dirinya menambahkan, dengan memproduksi barang subtitusi impor maka akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produksi luar negeri. Padahal, hal tersebut bisa saja mengurangi cadangan devisa Indonesia.

"Karena kalau barang bisa diproduksi di Indonesia kenapa harus impor. Kita kan masih banyak begitu, jadi kan sayang kalau kita menghambur-hamburkan devisa," terangnya.

Sejauh ini, masih menurut Sigit, pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat rupiah.

"Itu salah satu upaya disamping membuka rekening (bagi orang asing). Cara yang kita lakukan banyak sekali, mewajibkan transaksi rupiah dalam negeri juga salah satu cara. Ini dapat dilakukan dengan mewajibkan eksportir untuk juga melakukan negosiasi dalam negeri juga membuat mata uang dolar dicairkan di sini," pungkas dia.



(SAW)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /