Fasilitasi Pertemuan Trump-Setya, Hary Tanoe Dipanggil MKD

Surya Perkasa    •    10 September 2015 02:06 WIB
donald trump
Fasilitasi Pertemuan Trump-Setya, Hary Tanoe Dipanggil MKD
Pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Kesatuan Merah Putih (KMP) membentangkan spanduk dan poster sebagai protes terhadap Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Tugu Soekarno Hatta, kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo disebut sebagai fasilitator pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dan bakal calon Presiden AS Donald Trump. ‎Mahkamah Kehormatan Dewan berencana memanggil Hary Tanoe untuk menggali informasi dan keterangan darinya.

"Iya tentu akan kita panggil (Hary Tanoe)," kata Wakil Ketua MKD Junimart Girsang ketika dihubungi, Rabu (9/9/2015).

Pertemuan Setya-Trump dinilai keluar dari jalur. Pasalnya, kata Junimart, fungsi DPR adalah pengawasan, anggaran, legislasi‎. "‎Bukan fungsi menarik investor. Kita bukan eksekutif," tegas politisi PDIP.

Rapat pimpinan sudah memutuskan penyelidikan perkara ini sudah dimulai. MKD juga sudah melayangkan surat kepada badan dan Sekretariat Jenderal untuk meminta data terkait keberangkatan belasan orang anggota dewan.

"Hari ini layangkan surat ke BKSAP (Badan Kerja Sama Antar-Parlemen) dan Kesekjenan untuk minta dokumen, keberangkatan, jadwal peserta, anggaran," ungkap Junimart.

Pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dengan Donald Trump terus disebut-sebut difasilitasi Hary Tanoe yang merupakan CEO MNC Group. Anggota DPR yang kebetulan ikut dalam pertemuan itu menyatakan, Trump yang kenal baik dengan Hary memang mengudang dua pimpinan beserta beberapa anggota DPR.

"Ya, Pak Donald Trump itu kan mempunyai mitra, mitranya di sini adalah Pak Harry Tanoe," papar Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya.


(OGI)