ISIS Klaim Sandera Pria Norwegia dan Tiongkok

Willy Haryono    •    10 September 2015 08:49 WIB
isis
ISIS Klaim Sandera Pria Norwegia dan Tiongkok
Militan memegang bendera hitam khas grup ekstremis ISIS. (Foto: AFP / Al Baraka News)

Metrotvnews.com, Kairo: Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim menyandera seorang pria asal Norwegia dan seorang konsultan Tiongkok, Rabu (9/9/2015). 

ISIS mengunggah foto keduanya yang mengenakan baju terusan berwarna jingga di sebuah surat kabar dunia maya, Dabiq. Disebutkan pria Norwegia itu bernama Ole Johan Grimsgaard-Ofstad, 48, dari Oslo. Sementara pria Tiongkok bernama Fan Jinghui, 50, asal Beijing. 

Dabiq menyertakan nomor telegram "bagi siapapun yang bersedia membayarkan uang tebusan untuk kebebasan keduanya."

Seperti dilansir AFP, tidak disebutkan kapan dan di mana kedua pria itu ditangkap. 

ISIS telah menguasai banyak wilayah di Irak dan Suriah, dan kerap mengeksekusi mati sejumlah tawanannya secara brutal. Eksekusi biasanya direkam dalam video dan disebarkan di dunia maya untuk tujuan propaganda. 

Salah satu eksekusi yang dimunculkan ISIS adalah terhadap jurnalis Amerika Serikat dan juga aktivis kemanusiaan Jepang.

Penyanderaan dan meminta uang tebusan adalah salah satu metode ISIS dalam mencari dana untuk memperluas kekuasaannya.


(WIL)


Video /