Alasan Mawardi Anggarkan Rp 805 Juta Buat Naskah Pidato Ahok

LB Ciputri Hutabarat    •    10 September 2015 10:40 WIB
ahok-dprd
Alasan Mawardi Anggarkan Rp 805 Juta Buat Naskah Pidato Ahok
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama. (Foto:MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDHKLN) DKI Jakarta Muhammad Mawardi mengakui menganggarkan Rp 805 juta buat bikin naskah pidato Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama. Anggaran itu untuk membayar Pekerja Harian Lepas (PHL) yang direkrut khusus mencari data dan bahan pidato.
 
Menurut Mawardi tidak cukup PNS saja untuk menyelesaikan naskah pidato Gubernur,  sehingga harus menambah PHL. "Selama ini kami memang menggunakan PHL untuk mencari data dan bahan-bahannya. Termasuk untuk menghimpun naskah pidato," kata Mawardi saat dihubungi wartawan, Kamis (10/9/2015).
 
Mawardi mengungkapkan, usulan angaran sebesar Rp805 juta itu memang didominasi oleh gaji pekerja, karena tugas Biro KDH KLN cukup banyak. "Kalau keseluruhannya itu ada 7 orang PNS, terus PHL-PHL ada juga. Rencananya ada tim, semacam tim tenaga terampil, ada juga sebagai operator. Keseluruhannya 14," kata Mawardi.
 
Sebelumnya, anggaran pembuatan naskah pidato Ahok mencapai Rp805 juta terungkap dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun 2016 di DPRD DKI.


(FZN)


Video /