Kapal Malaysia yang Hilang Dinahkodai WNI

Fajar Nugraha    •    10 September 2015 11:38 WIB
pembajakan
Kapal Malaysia yang Hilang Dinahkodai WNI
Kapal Sah Lian yang dilaporkan hilang (Foto: KJRI Kuching)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Sebuah kapal kargo milik Malaysia dilaporkan hilang di Perairan Serawak. Ternyata kapal tersebut dinahkodai oleh kapten warga negara Indonesia (WNI).

Pemilik dari kapal MV Sah Lian kehilangan kontak dengan kru pada 2 September pekan lalu saat berlayar di perairan Sarawak. Kapal ini membawa berbagai muatan, termasuk produk olahan besi, pipa dan makanan dari Kuching ke kota Limbang.

(Baca: Hilang Sepekan, Kapal Kargo Malaysia Diduga Dibajak)

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono, mengakui bahwa ada laporan kapal kargo yang hilang ini.

"Terdapat satu kapal milik Malaysia bernama Sah Lian yang dinahkodai oleh WNI bernama HI yang hilang di perairan Sarawak sejak 2 September. Kapal berlayar dari rute perjalanan Kuching ke Limbang  (sebelah utara dekat Brunei) dengan membawa 500 ton barang dan 14 ABK," ujar Wadubes Hermono, saat dihubungi Metrovnews.com, Kamis (10/9/2015).

"Pemilik kapal melaporkan kejadian hilangnya kapal tersebut pada 8 September 2015," lanjutnya.

Menurut otoritas Malaysia, anak buah kapal (ABK) MV Sah Lian terdiri dari 14 kru yang berasal dari Malaysia, Indonesia, Myanmar dan India.

Pada Juni, sebuah tanker Malaysia dibajak di Laut China Selatan. Para pembajak berhasil mengelabui penjaga pantai selama berhari-hari. Delapan terduga pembajak asal Indonesia ditangkap di sebuah pulau di Vietnam.

Kasus tersebut ditangani otoritas Vietnam, Malaysia dan Indonesia.


(FJR)


Video /