Harga Solar Subsidi Diminta Turun

Antara    •    10 September 2015 12:25 WIB
solar subsidi
Harga Solar Subsidi Diminta Turun
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Metrotvnews.com, Pontianak: Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan menyatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi harusnya diturunkan oleh pemerintah seiring turunnya atau masih rendahnya harga minyak mentah dunia.

"Seharusnya pemerintah bisa menurunkan harga BBM solar subsidi sebesar Rp450 per liternya, karena solar merupakan bahan bakar untuk kendaraan transportasi massal, transportasi sembako sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat dengan turunnya biaya logistik," kata Mamit, di Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Ia berharap pada pertengahan September 2015 ini pemerintah mau merevisi harga solar subsidi. Revisi itu diharapkan terjadi lantaran berdasarkan perhitungan memang harga solar bersubsidi sewajarnya mengalami penurunan dari segi harga.

"Berdasarkan perhitungan kami, untuk harga BBM solar subsidi harusnya mengalami penurunan. Karena berdasarkan harga MOPS BBM solar periode Juli-Agustus 2015 rata-rata USD63 per barrel dengan kurs beli adalah Rp13.700 per USD plus alpha, PPN 10 persen dan PBBKB lima persen, maka harga solar adalah Rp7.450 per liternya," ungkapnya.

Mamit menjelaskan, dengan subsidi sebesar Rp1.000 per liter dari pemerintah maka harga harga keekonomian untuk solar adalah Rp6.450 per liter. Saat ini harga BBM solar subsidi yang dijual di SPBU-SPBU adalah Rp6.900 per liternya.

"Namun ternyata pemerintah tidak bergeming untuk melakukan penurunan harga dengan alasan bahwa untuk mengurangi kerugian Pertamina serta menurut perhitungan pemerintah harga keekonomian untuk BBM premium RON 88 masih diangka Rp7.700 per liternya," pungkasnya.


(ABD)


Video /