Survei: Politik Uang di Kabupaten Sumenep Tinggi

Amaluddin    •    10 September 2015 16:20 WIB
pilkada serentak
Survei: Politik Uang di Kabupaten Sumenep Tinggi
Foto: Kepala Konsultan Lembaga Survei Indepth Andri Riswandi/MTVN_Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Lembaga Survei Indepth menyebutkan ancaman politik uang (money politic) dalam Pilkada serentak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tinggi. Hasil survei menunjukkan pengaruh money politic di Sumenep mencapai 52,7 persen.

"Yang menerima money politic itu nanti memilih calon tersebut (pemberi uang politik)," kata Kepala Konsultan (Head of Consultant) Lembaga Survei Indepth Andri Riswandi, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/9/2015).

Andri mengatakan, survei terkait money politic itu dilakukan sejak 25 Agustus hingga 5 September 2015. Sebanyak 1.000 responden dari 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep diajukan pertanyaan.

"Wawancara langsung tatap muka dengan metode sampling (Multistage Random Sampling)," imbuh dia.

Andri menilai tinggi politik uang ini disebabkan persaingan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep yang sama kuat. Yakni pasangan petahana Abuya Busyro Karim-Ahmad Fauzi (Busyro-Fauzi) dan Zainal Abidin-Dewi Khalifah (ZA-Eva).

"Dari hasil survei ini terlihat pengaruh MP di Sumenep terlihat besar mencapai 52,7 persen. Keduanya paslon yang seimbang dan sama kuatnya," ujar dia.

KPU Kabupaten Sumenep telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada serentak sebanyak 909.610 orang. Mereka merupakan warga dari 334 desa yang berada di 27 kecamatan. KPU Kabupaten Sumenep juga menyiapkan 2.400 tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada serentak, pada 9 Desember mendatang.


(TTD)


Video /