Setya Novanto Didesak Ungkap Transkrip Pertemuan dengan Donald Trump

M Rodhi Aulia    •    10 September 2015 17:37 WIB
donald trump
Setya Novanto Didesak Ungkap Transkrip Pertemuan dengan Donald Trump
Tommi A Legowo (kiri) menjelaskan hasil Evaluasi Kinerja DPR Masa Sidang (MS) IV 2015, Selasa (18/8/2015). Foto: Adam Dwi/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Setya Novanto didesak membeberkan transkrip pertemuannya dengan Donald Trump. Itu agar publik mengetahui materi yang dibicarakan antara bakal calon Presiden Amerika Serikat dan Pimpinan Parlemen RI.

Menurut peneliti senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Tommi A. Legowi, pertemuan Donald dan Setya tak bisa dipandang sebagai pertemuan biasa. Apalagi pertemuan itu digelar tertutup. 

Sejumlah pihak menyangsikan pertemuan itu terkait dengan kepentingan negara. Bisa saja, ada kepentingan bisnis yang terselubung. Tommi mengatakan, agar dugaan itu terbantahkan, Setya harus membeberkan transkrip pertemuan atau biasa disebut minutes of meeting. 

"Fakta yang harus diungkap oleh rombongan ini, membuka pembicaraan Setya Novanto dengan Donald Trump yang berlangsung 30 menit. Itu harus diketahui isinya apa. Status pertemuan itu apa. Apakah ada transaksi politik, ekonomi yang terselubung," kata Tommi dalam sebuah diskusi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2015).

"Kalau dianggap biasa, biasanya seperti apa?" imbuh dia.

Tommy menduga pertemuan tersebut tak ada kaitannya dengan Setya sebagai Ketua DPR. Dia khawatir ada kepentingan bisnis terselubung antara Donald dan Setya. Untuk itu, tak cara lain selain membeberkan transkrip pertemuan. 
  
"Kalau ada rekaman, transkrip dibuktikan saja di Mahkamah Kehormatan DPR RI. Kalau memang tidak ada sama sekali indikasi mengegolkan kepentingan bisnis tertentu," imbuh Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti dalam kesempatan yang sama.


(KRI)

Mourinho Isyaratkan Berhenti Belanja Pemain
Bursa Transfer Pemain

Mourinho Isyaratkan Berhenti Belanja Pemain

9 hours Ago

Pelatih United Jose Mourinho tidak ingin terlalu ngotot untuk memenuhi target yakni membawa emp…

BERITA LAINNYA
Video /