Surat PAW Puan Belum Keluar Dinilai Sebagai Strategi PDIP

M Rodhi Aulia    •    11 September 2015 04:46 WIB
puan maharani
Surat PAW Puan Belum Keluar Dinilai Sebagai Strategi PDIP
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti. (Foto: MI/Immanuel Antonius)

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menduga perlambatan pengeluaran surat pergantian antarwaktu (PAW) Puan Maharani dari DPR sebagai langkah PDI Perjuangan mengantisipasi terjadinya reshuffle yang akan datang. Namun, strategi itu dinilai terlalu berisiko untuk PDI Perjuangan.

"Dugaan saya, DPP lambat mengeluarkan (surat PAW) itu, untuk mengantisipasi orang ini, kalau di-reshuffle. Begitu keluar dari DPR dan jadi Menteri, sebenarnya enggak bisa lagi balik ke DPR," kata Ray kepada Metrotvnews.com di sela-sela  diskusi di Jalan Matraman Raya, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Ray mengatakan, akan banyak pihak yang mencibir kader PDI Perjuangan tersebut karena menganggap enteng keluar dari jabatan tertentu, kemudian masuk lagi ke jabatan lainnya tanpa prosedur. Tak hanya itu, dari sudut pandang etika, juga tak elok.

Begitupun, jika perlambatan pengeluaran surat itu, untuk menunggu wacana kocok ulang Pimpinan DPR yang tengah mencuat hebat. PDI Perjuangan akan menanggung risiko ketika, kadernya ditarik dari jajaran Kabinet Kerja, untuk masuk lagi ke DPR.

"Terlalu berisiko. Masa iya, PDI Perjuangan mau menanggung risiko sebesar itu hanya untuk jabatan itu (pimpinan DPR). Tidak ada gunanya. PDI Perjuangan akan jadi bulan-bulanan dari publik," tegas Ray.

Karena itu, Ray mendesak DPP PDI Perjuangan untuk segera mengeluarkan surat pergantian antar waktu. Tidak hanya untuk Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, tapi juga pengganti Tjahjo Kumolo yang kini diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri serta untuk Pramono Anung yang baru saja diangkat sebagai Sekretaris Kabinet.


(REN)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

1 hour Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /