Kemenkeu Klaim Anggaran Era Jokowi Lebih Transparan

Lukman Diah Sari    •    13 September 2015 14:11 WIB
Kemenkeu Klaim Anggaran Era Jokowi Lebih Transparan
Presiden Joko Widodo,--Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintahan Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya transparansi. Hingga kini, sejak 2012 Indonesia masih menduduki peringkat ke tiga terkait transparansi anggaran di Asia.

"Indonesia masih menduduki nomor 3 di Asia. Kita sudah mulai concern sejak 2012 lalu," ujar Direktur Penyusunan APBN, Ditjen Anggaran, Kemenkeu, Kunto Wibowo Widarto usai paparan survei 'Catatan Kinerja Transparansi Anggaran' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2015).

Menurut Kunto, transparansi anggaran di Indonesia saat ini jauh lebih baik dibanding dengan negara di Asia. Dia mengklaim, peringkat tranparansi sudah masuk 33 persen di dunia. Itu pun masuk dalam kelas teratas.

"Tapi memang, berbicara di dunia sudah masuk 33 persen teratas. Kita sudah mulai terbuka," ujarnya.

Keterbukaan itu, kata dia mulai dari sisi perencanaan, penganggaran, hingga pembahasan di DPR. Semua kalangan bisa melihat secara gamblang.

"Dari sisi perencanaan, penganggaran, pembahasan di DPR, termasuk perencanaan kita sudah mulai terbuka," jelasnya.

Dengan adanya transparansi, dia berharap agar masyarakat bisa memonitor apa yang dilakukan pemerintah. "Termasuk pencegahan korupsi. Karena informasi itu gampang didapat dan masyarakat bisa mudah mengevaluasi," katanya.

Seperti diketahui, dalam survei yang dirilis Fitra, Indonesia saat ini berada di skala 59 dari 100. Bila dibandingkan dengan negara Asia lain seperti Malaysia, justru jauh tertinggal dengan skala 46. Sementara bila dibandingkan dengan Filipina, Indonesia tertinggal 5 poin dengan 64 skala untuk Filipina.
(MBM)

Ini Klub yang Ingin Dihindari Juventus di 16-Besar Liga Champions
Jelang Undian Babak 16-Besar Liga Champions

Ini Klub yang Ingin Dihindari Juventus di 16-Besar Liga Champions

1 day Ago

Juventus berpeluang bertemu dengan salah satu dari lima klub Inggris.…

BERITA LAINNYA
Video /