Penyanderaan Dua WNI di Papua Nugini DPO Polda Papua

Achmad Zulfikar Fazli    •    13 September 2015 22:46 WIB
penembakan
Penyanderaan Dua WNI di Papua Nugini DPO Polda Papua
Ilustrasi senjata - MI/Amiruddin Abdullah

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Endang Sodik membenarkan adanya penyaderaan terhadap dua warga negara Indonesia di Skouwtiau, Papua Nugini. Penyaderaan tersebut, kata Endang, dilakukan oleh kelompok separatis Papua bersenjata yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua.

"Iya, mereka DPO Polda karena dia terlibat dalam kasus abepura berdarah saat menyerang Polsek tahun 2012, bersama Benny Wenda," kata Endang kepada Metrotvnews.com, Minggu (13/9/2015).

Dua WNI Disandera Kelompok Bersenjata di Papua Nugini

Kelompok separatis bersenjata ini diketahui bernama Jefri Pagawak. Usai DPO, kelompok separatis bersenjata ini kabur ke Papua Nugini. "Mereka ini kelompok separatis papua bersenjata yang berlari ke PGN (Papua Nugini)," ujar dia.

Sebelumnya, Konsulat Republik Indonesia di Vanimo, mendapatkan informasi mengenai dua warga negara Indonesia yang disandera kelompok bersenjata di Skouwtiau, Papua Nugini.

Kedua WNI diketahui bernama Sudirman (28) dan Badar (20) yang bekerja di perusahaan penebangan kayu di Skofro, distrik Kerom. Seorang WNI lainnya, Kuba, tewas tertembak dalam insiden tersebut.


(AZF)

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco
Bursa Transfer Pemain

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco

15 hours Ago

Manchester United tampaknya mulai menyerah mengejar winger Inter Milan Ivan Perisic. Teranyar, …

BERITA LAINNYA
Video /