Proyek Kereta Cepat Tak Batal, Presiden: Tunggu Hitung-hitungannya Tepat

Antara    •    15 September 2015 03:08 WIB
kereta cepat
Proyek Kereta Cepat Tak Batal, Presiden: Tunggu Hitung-hitungannya Tepat
Presiden Joko Widodo- MI/Panca Syurkani.

Metrotvnews.com, Doha: Presiden Joko Widodo menyebut, investasi dalam proyek pembangunan kereta cepat memerlukan perhitungan yang mapan dan tepat. Pemerintah, kata dia, hingga saat ini masih menunggu investor yang mampu untuk mengerjakan proyek itu.

"Kalau ada yang berinvestasi apapun akan saya berikan silahkan, misalkan kereta cepat, siapa bilang di-cancel," kata Presiden saat bertemu dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Qatar di Kedutaan Besar RI di Doha, Senin (14/9/2015) malam waktu setempat.

Presiden Jokowi mengatakan dana yang dibutuhkan untuk membangun kereta cepat mencapai Rp80 triliun. Nilai yang fantastis ini membuat pemerintah memilih proyek itu ditangani secara bussiness to bussiness.
 
"Kalau dari APBN Rp70-80 triliun lebih baik buat waduk kalau investor mau silahkan tapi berikan hitungan yang benar, misalkan berapa investasinya, kerja sama dengan BUMN mau tidak, peralatannya pakai dalam negeri atau bawa dari sana. Tiket bisa naik atau tidak, kalau clear silahkan, hitungan harus dijelaskan," jelas Presiden Jokowi.

Pemerintah telah menekankan tiga poin yang tak dapat diganggu dalam pembangunan proyek kereta cepat. Di antaranya, pembangunan tak menggunakan APBN, tak menggunakan jaminan negara dan jenis kerja sama bussiness to bussiness.

"Saya menunggu hitung-hitungannya kalau pas silahkan jalan, bukan dibatalkan, siapa yang bilang dibatalkan," tegas Presiden.

Tak ingin berkutat di kereta cepat, ada alternatif yang dipilih seandainya proyek itu tak mungkin terealisasi. Pemerintah akan menimbang secara matang proyek pembangunan kereta ini.

"Ada alternatif, kereta api 350 km per jam atau 250 km per jam berapa, hitungan politik dan jangka panjang pola ekonomi dan sistem yang lainnya. Kita tidak mau didikte investor," pungkas Presiden Jokowi.



(DRI)


Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?
Final Piala AFF 2018

Media Malaysia: Wartawan Vietnam Agen Mata-Mata?

15 hours Ago

Media Malaysia menurunkan tulisan tentang tingkah laku wartawan Vietnam selama Final Piala AFF …

BERITA LAINNYA
Video /