Jelang Pengumuman The Fed, Wall Street Ambruk

Ade Hapsari Lestarini    •    15 September 2015 08:22 WIB
wall street
Jelang Pengumuman The Fed, Wall Street Ambruk
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Brendan McDermid

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di Amerika Serikat (AS) melemah karena banyak investor yang menunda membuat taruhan besar menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu ini.

Selain itu, para investor juga mengkhawatirkan tentang data ekonomi yang lemah dari Tiongkok. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 62,13 poin atau 0,38 persen menjadi 16.370,96.

Sementara itu, indeks S & P 500 kehilangan 8,02 poin atau 0,41 persen menjadi 1.953,03, serta Composite melemah 16,58 poin atau 0,34 persen ke 4.805,76. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Selasa (15/9/2015).

Saham-saham tersebut diharapkan tetap stabil menjelang pengumuman Federal Reserve yang dijadwalkan akan diumumkan Kamis setelah pertemuan selama dua hari, di mana akan diputuskan apakah akan dinaikkan suku bunganya atau tidak.

Seperti diketahui, The Fed mengatakan akan menaikkan suku bunga ketika melihat pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dengan penekanan pada data pekerjaan dan inflasi, sementara pasar mulai membaik karena inflasi telah ditekan oleh harga minyak yang lemah.

Saham telah stabil sejak Tiongkok mendevaluasi mata uangnya pada Agustus. Indeks S & P 500 telah bergerak setidaknya Satu persen di lebih dari 10 sesi perdagangan sejak 20 Agustus.

Namun demikian, volume perdagangan terpantau lambat dengan sekitar 5,4 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama dua puluh sesi sebelumnya sebesar delapan miliar lembar saham, demikian menurut data Thomson Reuters.

Di sisi lain, hal yang juga membebani pergerakan saham di Wall Street adalah data yang menunjukkan investasi dan pabrik keluaran Tiongkok pada Agustus, meningkatkan kemungkinan pertumbuhan ekonomi Tiongkok kuartal ketiga mungkin melemah di bawah tujuh persen untuk pertama kalinya sejak krisis global.

"Tiongkok terus menjadi perhatian karena investor mencari 'bottom' di negara tersebut, meskipun pemerintah memiliki banyak ruang untuk merangsang pertumbuhan," kata Kepala Investasi Global Financial Private Capital, Chris Bertelsen.


(AHL)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

20 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /