Investor Harap-harap Cemas The Fed, Rupiah Masih akan Tertekan

Dian Ihsan Siregar    •    15 September 2015 08:43 WIB
kurs rupiah
Investor Harap-harap Cemas The Fed, Rupiah Masih akan Tertekan
Ilustrasi mata uang Rupiah. AFP PHOTO/ROMEO GACAD

Metrotvnews.com, Jakarta: Laju dolar AS (USD) cenderung menurun, walaupun masih terbatas. Alhasil gerak nilai tukar rupiah terhadap USD mengalami pelemahan.

"Sumbangan sentimen datang dari adanya penilaian cenderung melemahnya laju harga minyak mentah global menjadi pukulan telak bagi pergerakan harga komoditas global yang cenderung mengalami pelemahan," tutur Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com, Selasa (15/9/2015).

Akibatnya, lanjut Reza, laju USD pun dapat kembali bertahan untuk tidak melemah lebih dalam. Imbasnya tentu saja akan menyeret laju rupiah yang kembali mengalami pelemahan.

Dari sisi lain, siklus pelemahan jelang rapat bank sentral pun kembali terjadi, di mana pasca menguat laju rupiah kembali turun. Reza pun mengapresiasi penguatan rupiah di tengah masih adanya tren penurunan.

Namun demikian, penguatan kali ini masih membutuhkan konfirmasi selanjutnya untuk mempertahankan akan adanya penguatan lanjutan. Jika gagal bertahan maka Rupiah dapat berpotensi kembali mengalami pelemahannya. Jikapun terjadi penguatan maka sifatnya cenderung terbatas.

Akan tetapi, dengan pergerakan rupiah yang kembali melemah, menurut dia, maka akan memunculkan spekulasi akan berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah. Di samping itu, dia menjelaskan, belum adanya kejelasan akan hasil rapat Bank Sentral AS atau The Fed memberikan imbas volatilitas yang cukup tinggi.

"Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp14.315-Rp14.330 per USD (kurs tengah BI)," tutup Reza.


(AHL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

15 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /