150 Peneliti Asia Kumpul di Yogyakarta

Patricia Vicka    •    15 September 2015 11:53 WIB
penelitian
150 Peneliti Asia Kumpul di Yogyakarta
Jumpa media panitia penyelenggara International Asian Association of Learning, Innovation and Co-evolution Studies (ASIALICS), di Yogyakarta, Selasa (15/9/2015). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sebanyak 150 ilmuwan dari delapan negara akan berkumpul di Yogyakarta. Mereka dijadwalkan mengikuti konferensi ilmiah bertajuk International Asian Association of Learning, Innovation and Co-evolution Studies (ASIALICS). 

Ajang tahunan para peneliti ini diinisiasi oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Konferensi yang menghadirkan peneliti dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan negara lain di Asia, bakal berlangsung selama dua hari, 15-16 September 2015.

Kepala LIPI Iskandar Zulkarnain mengatakan konferensi tahunan ini bertujuan mendorong lahirnya strategi-strategi pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan di Asia.

"Kita undang para ilmuan, praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk menggali dan mengembangkan konsep inovasi dan studi co-evolusi di Asia," kata Iskandar dalam konfrensi pers di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Selasa (15/9/2015).

Dalam acara ini, para peserta terutama peneliti diberi kesempatan untuk bertukar ide dan berbagi wawasan. "Ide awal diselenggarakannya acara ini adalah untuk menyatukan isu-isu menarik yang terjadi di negara Asia dan berbagi pengalaman soal metodologi, hasil analisis, dan kebijakan soal inovasi," jelas Iskandar.

Dengan mengusung tema Innovation Driven Natural Resource pihak penyelenggara berharap industri di Indonesia yang kini berfokus pada sumber daya alam (SDA) bisa bergeser ke industri berbasis teknologi inovasi.

"Indonesia tidak bisa bergantung selamanya pada eksploitasi dan eksplorasi sumber daya alam. Tapi harus mulai mendorong industri sumber daya alam yang digerakkan oleh inovasi di mana ilmu pengetahuan dan teknologi sangat dimanfaatkan," tutur ketua panitia ASIALICS Siti Nurmaliati.

Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi yang diwakili Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Muhammad Dimyati menyambut positif acara ini. Dimyati berharap para peneliti muda memanfaatkan konferensi ini untuk bertukar informasi, metode, dan proses penelitian dengan peneliti senior dari Asia.


(SAN)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

3 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /