Kepala BPS: Upah Buruh Naik, Daya Beli Turun

Eko Nordiansyah    •    15 September 2015 16:50 WIB
upah
Kepala BPS: Upah Buruh Naik, Daya Beli Turun
Kepala BPS Suryamin (kanan) (MI/GRANDYOS ZAFNA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengungkapkan, upah pekerja/buruh pada Agustus 2015 secara nasional mengalami kenaikan dibandingkan dengan upah pekerja/buruh pada Juli 2015. Namun kenaikan itu tidak diikuti dengan daya beli yang tinggi dari pendapatan yang diterimanya.

"Upah nominal harian buruh tani nasional dan upah buruh informal perkotaan cenderung naik. Akan tetapi upah riil yang menggambarkan perubahan daya beli justru menurun," kata Suryamin, di Kantor Pusat BPS, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).

Dirinya menambahkan, rata-rata upah nominal buruh tani pada Agustus 2015 naik sebesar 0,12 persen dari Rp46.572 menjadi Rp46.629. Sementara upah riilnya turun sebesar 0,34 persen dibandingkan Juli 2015, yaitu dari Rp37.887 menjadi Rp37.757.

Sementara itu, upah buruh informal perkotaan yang terdiri dari buruh bangunan (tukang bukan mandor), buruh potong rambut wanita, dan pekerja rumah tangga juga mengalami kenaikan serta penurunan upah riilnya, kecuali upah riil untuk buruh potong rambut wanita.

Upah nominal buruh bangunan (tukang bukan mandor) per hari rata-rata naik 0,06 persen dari Rp80.293 menjadi Rp80.342 dengan upah riil yang turun 0,33 persen dari Rp66.216 menjadi Rp66.000.

Sementara itu, upah nominal pembantu rumah tangga per bulan rata-rata naik 0,36 persen dari Rp352.094 menjadi Rp353.362 dengan upah riil yang turun 0,03 persen dari Rp280.363 menjadi Rp290.283.

Sedangkan upah nominal buruh potong rambut wanita per kepala rata-rata naik 0,60 persen dari Rp23.559 menjadi Rp23.700 dengan upah riil yang naik 0,21 persen dari Rp19.429 menjadi Rp19.470.


(ABD)


Vietnam Juara Piala AFF 2018

Vietnam Juara Piala AFF 2018

1 day Ago

Vietnam sukses menekuk Malaysia 1-0 di lek kedua Final Piala AFF 2018. Hasil ini memastikan Vie…

BERITA LAINNYA
Video /