Rupiah Melemah, JK: Efek Paket Kebijakan Butuh Waktu

Suci Sedya Utami    •    15 September 2015 18:37 WIB
paket kebijakan ekonomi
Rupiah Melemah, JK: Efek Paket Kebijakan Butuh Waktu
Wapres Jusuf Kalla (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjelaskan paket kebijakan ekonomi tahap satu yang telah dikeluarkan beberapa waktu lalu bukan untuk menstimulus kondisi ekonomi dalam jangka waktu pendek. Hal ini sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang menyentuh level Rp14.400 per USD.

Menurut JK, paket kebijakan ekonomi tahap satu yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu ditujukan untuk menghasilkan efek dalam kurun waktu jangka menengah dan jangka panjang. Karena itu, memerlukan waktu cukup panjang agar efektiftas paket tersebut terlihat. 

"Ya memang itu tidak serta merta. Paket itu juga adalah upaya yang membutuhkan waktu. Nah kita lagi membahas apa yang bisa segera kita lakukan," kata JK, di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).

Sebelumnya, Presiden Jokowi didampingi menteri-menteri di jajaran ekonomi telah mengeluarkan paket kebijakan guna mendongkrak perekonomian nasional yang dilanda kelesuan. Sedikitnya ada 10 kebijakan yang terdapat dalam paket tersebut.

Paket tersebut diklaim mampu menekan Current Account Deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan ke arah 2,5 persen. Jika defisit tersebut mengecil, diharapkan mampu membantu penguatan rupiah.



(ABD)