Jamin Ketahanan Energi Lewat Perpres Cadangan Operasional & Penyangga

Annisa ayu artanti    •    16 September 2015 11:07 WIB
energi
Jamin Ketahanan Energi Lewat Perpres Cadangan Operasional & Penyangga
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah saat ini sedang menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tentang cadangan operasional dan penyangga nasional. Hal itu dilakukan untuk menjamin ketahanan energi jangka panjang dan juga untuk mengatasi krisis atau darurat energi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), IGN Wiratmaja Puja mengatakan cadangan operasional saat ini baru mencapai 21 hingga 22 hari. Namun saat ini Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) sedang meningkatkan cadangan operasional menjadi 30 hari.

Adapun untuk meningkatkan cadangan tersebut, Wiratmaja menjelaskan perlu tambahan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 15 juta barel. Sementara untuk cadangan penyangga untuk mencapai 30 hari, diperlukan BBM sebanyak 45 juta barel.

"Kalau kita memiliki storage, ketika harga naik atau turun, kita tenang saja. Seperti bendungan ketika musim hujan tiba atau musim kering, kucuran air tetap ada," kata Wiratmaja seperti dikutip di laman resmi Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Diakuinya, peningkatan cadangan operasional dan penyangga ini adalah instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. Namun, berdasarkan data storage atau tangki penyimpanan yang dimiliki saat ini baik dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau perusahaan BUMN, storage baru bisa menyimpan satu juta barel, dan dianggap masih sangatlah kurang.

Untuk itu, sejumlah badan usaha telah mengajukan diri untuk membangun storage. Wiratmaja juga menambahkan nantinya pemerintah akan menggunakan sistem sewa untuk storage beserta isinya.

"Sebenarnya banyak badan usaha yang mau membangun storage dan disewa oleh kita. Isinya (BBM) juga dari mereka. Kita menyewanya (membayar) tergantung yang kita ambil saja. Ini regulasinya sedang disusun, sebaiknya bagaimana," ujar Wiratmaja.

Sebagai informasi, mengenai rencana ini, Pertamina akan membeli kilang atau storage yang ada di luar negeri, Pemerintah menyatakan dukungannya karena untuk membangun sendiri di dalam negeri juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Meski demikian, Pemerintah tetap berkeinginan agar storage dapat dibangun di dalam negeri karena hal ini berarti investasi masuk ke dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan penguasaan teknologi.


(AHL)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

1 day Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /