Benyamin Tak Khawatir Dituding Lakukan Kampanye Terselubung

Arga sumantri    •    16 September 2015 16:00 WIB
pilkada serentak
Benyamin Tak Khawatir Dituding Lakukan Kampanye Terselubung
Benyamin Davnie----MTVN/Arga

Metrotvnews.com, Tangerang Selatan: Pasangan petahana Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany-Benyamin Davine, dilaporkan lawan politiknya ke Panwaskada Tangsel, lantaran diduga melakukan pelanggaran menjelang pilkada. Beberapa laporan seperti dugaan kampanye terselubung, pemanfaatan fasilitas negara hingga money politic gencar disuarakan lawan politiknya.

Airin-Benyamin santai menghadapi serangan itu. Benyamin Davnie, calon wakil wali kota Tangsel, mengaku sudah bersikap memilah posisinya saat sebagai pejabat definitif serta sebagai pasangan calon.

"Posisi kami ini memang selain sebagai pasangan calon, juga sebagai pejabat definitif. Bahwa masih terjadi kerancuan itu persoalannya ada di penafsiran. Sejak awal Ibu Airin dan saya, kami sudah komitmen untuk sebisa mungkin memposisikan diri," kata Benyamin kepada Metrotvnews.com di Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (16/9/2015).

Benjamin menyayangkan, kegiatan pemerintahan Kota Tangsel disalahtafsirkan sebagai kampanye terselubung. Dia mengaku tak gentar menghadapi tudingan tersebut.

"Kalau semua kegiatan kami ditafsirkan sebagai kegiatan terselubung, berarti kegiatan SKPD harus berhenti dong? Itu tidak mungkin, apalagi dengan kurun waktu cukup panjang. Kalau kegiatan pemerintahan berhenti kami juga menyalahi aturan," terang dia.

Sebelumnya, Panwaskada Tangsel menerima lima laporan berasal dari tiga pelapor bernama Muhammad Ibnu alias Beno, Akrom Shaleh, dan Roberto. Ketiganya terdata sebagai warga Tangerang Selatan.

Laporan Beno adalah dugaan kampanye terselubung Airin-Benyamin di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) serta kampanye terselubung dan indikasi politik uang di Kampung Sawah, Ciputat, Minggu 30 Agustus. Adapun Akrom melaporkan dugaan kampanye terselubung Airin-Benyamin juga di GOR Puspitek Serpong, Sabtu 29 Agustus.

Sementara Roberto melaporkan dugaan kampanye terselubung di GOR Puspitek Serpong. Semua laporan itu diklasifikasikan menjadi dua kategori pelanggaran, yaitu kampanye terselubung dan politik uang.

Panwaskada Kota Tangsel sudah memutuskan untuk menghentikan pengusutan laporan dugaan pelanggaran Airin -Benyamin. Keputusan diambil dalam sidang pleno panitia pengawas.

Ketua Panwaskada Tangsel Taufiq mengatakan, pelapor belum bisa menunjukkan bukti yang cukup. Beberapa pelapor pun tidak menghadirkan saksi yang melihat sendiri acara yang mereka laporkan ke Panwas.

Panwas juga telah mengecek melalui perpanjangan tangan mereka, yakni panwas kecamatan. Hasilnya, tidak ada indikasi pelanggaran oleh Airin-Benyamin.


(TII)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

12 hours Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /