Jokowi Minta Penyederhanaan Izin Investasi Jadi 1 Hari

Arif Wicaksono    •    17 September 2015 13:27 WIB
investasiekonomi indonesia
Jokowi Minta Penyederhanaan Izin Investasi Jadi 1 Hari
Kepala BKPM Franky Sibarani. MI/Panca

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengemukakan Presiden Jokowi meminta penyederhanaan izin investasi meskipun sudah ada izin investasi melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dengan PTSP perizinan sudah dipangkas menjadi 25 izin dengan waktu 256 hari.

“Presiden masih meminta kepada kami, semua menteri di bawah koordinasi Bapak Menko Perekonomian, untuk melakukan penyederhanaan. Yang ideal adalah sesuai dengan pengalaman Pak Presiden, adalah dalam waktu satu hari seluruh izin itu bisa terpenuhi,” kata Franky, sebagaimana dikutip dari laman Setkab, Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Franky  mengakui jika dalam rapat terbatas itu ada usulan beberapa langkah-langkah yang tentunya sangat mempermudah investor. Ia mencontohkan  satu izin, atau izin prinsip yang dikeluarkan oleh BKPM tetapi juga bisa memberikan approval bagi investor untuk bisa langsung merealisasikan investasinya. Sementara izin-izin lainnya dilakukan berjalan, dengan ketentuan-ketentuan lanjutan. 

“Tetapi intinya adalah semua jajaran Menteri harus bergegas untuk juga menyederhanakan hal-hal yang tentunya itu menjadi satu kewajiban pemerintah di dalam memberikan kemudahan dan iklim investasi bagi para investor,” kata Franky.

Kepala BKPM itu juga menyampaikan, bahwa semua menteri di bawah koordinasi Menko Perekonomian, Menko Kemaritiman, dan Menko Polhukam telah sepakat untuk melakukan percepatan di dalam menyelesaikan kendala-kendala di dalam investasi.

Dalam kesempatan yang sama Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih merasa sejauh ini perizinan atau prosedur memperoleh izin berinvestasi di Indonesia belum memuaskan. Padahal realisasi investasi pada semester I-2015 naik 16,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari Rp222,8 triliun menjadi Rp259 triliun.

“Contohnya disinggung misalnya dalam bidang kelistrikan dan ini juga dasarnya sebetulnya data yang dikumpulkan oleh BKPM, Bapak Presiden masih ingat bahwa jumlah perizinannya ada sebesar 49 dan lamanya setelah dihitung-hitung malah lebih dari 2,5 tahun, 923 hari. Walaupun sudah ada usulan untuk penyederhanaan menjadi 25 perizinan dengan lamanya 250 hari,” papar Darmin 



(SAW)

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan
Inter Milan 2017--2018

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan

4 hours Ago

Inter Milan secara resmi mengonfirmasi perekrutan Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Vale…

BERITA LAINNYA
Video /