Ahok Tuding DPRD Tak Paham Syarat Maju Pilkada Lewat Perseorangan

LB Ciputri Hutabarat    •    17 September 2015 14:35 WIB
dki jakarta
Ahok Tuding DPRD Tak Paham Syarat Maju Pilkada Lewat Perseorangan
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MTVN/M Rodhi Aulia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahja Purnama menuding DPRD tak paham syarat mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui jalur perseorangan (independen). Menurut Ahok tak cukup hanya mengumpulkan KTP untuk bisa ikut Pilkada.
 
"DPRD ngomong lucu juga. Dia (DPRD) tidak mengerti syarat dukungan KTP yang sekarang," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).
 
Ahok menjelaskan, sistem pencalonan gubernur dari jalur independen bukan hanya sekadar mengumpulkan KTP. Selain KTP, calon kepala daerah harus melengkapi tiap KTP yang dia bawa dengan berkas jati diri.
 
"Dukungan sekarang bukan seperti 2012, cuma kasih KTP. Sekarang harus isi formulir. Nama, alamat nomor telepon, sama tanda tangan basah sesuai foto kopi yang dilapirkan. Emangnya gampang? Itu isi form lho," katanya.
 
Sebelumnya, anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan Syahrial menyebut ada isu di masyarakat yang mengungkapkan perusahaan Go-Jek mengumpulkan KTP driver untuk mendukung calon gubernur DKI incumbent. Hal ini dikatakan Syahrial lantaran sikap Ahok yang pro Go-Jek.
 
"Saya dengar-dengar, katanya ada salah satu calon gubernur incumbent ingin maju dari independen dia membutuhkan KTP. Jangan-jangan ini penyebab kenapa pemerintah biarkan beroperasi (Go-Jek)," ujar Syahrial.


(FZN)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /