Ini Waktu yang Tepat untuk Menyikat Gigi

Gilang Akbar Noviansyah    •    17 September 2015 14:55 WIB
Ini Waktu yang Tepat untuk Menyikat Gigi
Peresmian dimulainya BKGN 2015 di FKG Universitas Airlangga, Surabaya (16/9). (foto: dok. Unilever)

Metrotvnews.com, Denpasar: Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat tinggi. Bahkan ada yang menyikat gigi tiga kali dalam satu hari. Sayangnya kebiasan menyikat gigi tersebut dilaksanakan dalam waktu yang keliru sehingga hasilnya tidak optimal.

Demikian kesimpulan hasil riset pada 2013 yang dipaparkan dalam Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2015 di Universitas Mahasaraswati, Denpasar, Bali, Kamis (17/9/2015). Kegiatan edukasi dan pelayanan gratis kesehatan gigi yang didukung Pepsodent ini melibatkan 129 orang tenaga kesehatan gigi. 

"Proporsi cara menyikat gigi yang benar pada 2007 dan 2013 mengalami penurunan drastis, dari 11% menjadi 4%,” ungkap Dekan FKG Universitas Mahasaraswati, Drg. PA. Mahendri, M.Kes.

"Cara meyikat gigi diwaktu yang tepat, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur," sambungnya.

Padahal waktu yang tepat dalam menyikat gigi sangat berpengaruh terhadap kesehatan gigi secara keseluruhan. Menyadari pentingnya edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi, beberapa SD di Denpasar dan sekitarnya mewajibkan muridnya mengikuti BKGN di Universitas Mahasaraswati yang akan berlangsung hingga 19 September 2015.

Kegiatan BKGN memang menyasar siswa SD. Mereka yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan gigi, setidaknya kepada teman-teman sepermainan dan keluarga masing-masing.

Rangkaian BKGN akan berlangsung di 20 rumah sakit di 14 kota secara marathon hingga 28 November 2015. Berkat dukungan penuh Pepsodent yang bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), kegiatan edukasi dan pelayan gratis kesehatan gigi yang diselenggarakan sejak 2010 ini telah menjangkau 155.451 orang di seluruh Indonesia.

Berdasar hasil survey BKGN 2014 di 6 kota, diketahui secara umum perilaku hidup sehat di kalangan generasi muda sudah sangat baik. Sebanyak 63% responsen mengaku menggosok gigi dua kali sehari, bahkan 23% responden menyikat gigi hingga tiga kali sehari. 

Tetapi tidak demikian untuk rutinitas memeriksaan kesehatan gigi tiap enam bulan. Responden mengaku belum tahu bahwa pemeriksaan tersebut sangat penting, sementara sisanya menyebut faktor biaya menjadi penghalangnya.

"Walaupun demikian, kami sangat senang BKGN mampu menarik minat masyarakat memeriksakan kondisi kesehatan giginya. Kami harap, makin banyak masyarakat Indonesia yang menyikat gigi di waktu yang benar dan memeriksakan dirinya ke dokter gigi secara rutin. Pepsodent percaya BKGN memiliki dampak jangka panjang, yaitu kebiasaan merawat serta menjaga kesehatan gigi dan mulut," papar Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia Tbk. drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc.
 
(LHE)

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco
Bursa Transfer Pemain

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco

8 hours Ago

Manchester United tampaknya mulai menyerah mengejar winger Inter Milan Ivan Perisic. Teranyar, …

BERITA LAINNYA
Video /