Resensi Film

Black Mass, Kisah Nyata Persekongkolan FBI dan Mafia

Agustinus Shindu Alpito    •    17 September 2015 16:48 WIB
resensi film
Black Mass, Kisah Nyata Persekongkolan FBI dan Mafia
Johnny Depp memerankan mafia James Bulgar di film Black Mass

Metrotvnews.com, Jakarta: Jika Hollywood selama ini berlomba-lomba menggarap kisah fiksi tentang kehidupan mafia di hampir setiap filmnya, lain ceritanya dengan Black Mass.

Film ini digarap berdasarkan kehidupan nyata seorang mafia, James "Whitey" Bulgar (diperankan Johnny Depp), yang ditulis dalam buku Black Mass: The True Story of an Unholy Alliance Between the FBI and the Irish Mob (2001).

James yang biasa dipanggil Jimmy memang awalnya penjahat kelas teri di kawasan Selatan Boston. Dia memiliki kelompok kriminal Winter Hill.

Jimmy seolah ditakdirkan untuk menjadi raja jalanan. Adiknya, Billy Bulger (Benedict Cumberbatch), adalah seorang senator Massachusetts dan teman masa kecil Jimmy, John Connolly (Joel Edgerton) adalah seorang petugas FBI.

Tapi, untuk melapangkan bisnis-bisnis ilegalnya, Jimmy lebih mengandalkan John ketimbang Billy. John yang bertugas memberangus para mafia di kawasan Boston justru bekerja sama dengan Jimmy, yang dijadikan sebagai informan. Sebagai imbalan, Jimmy selalu lolos dari upaya hukum.

Dalam waktu yang terbilang singkat, Jimmy sudah menguasai area Selatan Boston untuk berbisnis narkoba, judi, dan pemerasan. Itu semua tak lepas dari peran John yang menangkap para lawan-lawan Jimmy.

Black Mass disutradarai Scott Cooper. Meski namanya belum terlalu populer, Cooper membuktikan dirinya mampu menyutradarai film dengan genre yang tidak mudah.

Black Mass bukan film laga yang menjual adegan-adegan fantastis. Kekuatan film ini terdapat pada dialog antar pemeran dan kekuatan akting. Beruntung, Johnny Depp mampu melakukan tugasnya dengan sempurna.

Menonton Black Mass membuat kita merasa diteror oleh Jimmy, sekaligus ikut merasakan sisi-sisi humanis seorang penjahat kejam. Secara garis besar film ini mengangkat latar waktu 1970-an dan awal 1980-an, saat Jimmy benar-benar pegang kuasa.

Black Mass mulai tayang di bioskop Indonesia pada 18 September 2015.

 


(ROS)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

1 day Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /