Pertumbuhan Investasi Sumbar Melambat di Kuartal II-2015

   •    17 September 2015 18:05 WIB
ekonomi daerah
Pertumbuhan Investasi Sumbar Melambat di Kuartal II-2015
Bank Indonesia (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Padang: Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mendata pertumbuhan investasi pada kuartal II-2015 di provinsi Sumbar mengalami perlambatan dan hanya mencatat sebanyak 3,3 persen atau jauh lebih rendah dibandingkan kuartal I-2015 yang mencapai 4,2 persen.

"Ini disebabkan perilaku menunggu sektor swasta dan masih berlanjutnya tren pelemahan nilai tukar rupiah sehingga investasi terbatas," kata Kepala Perwakilan BI Sumbar Puji Atmoko, seperti dikutip dari Antara, di Padang, Kamis (17/9/2015).

Menurut dia, masih belum tercapainya kondisi Break Even Point (BEP) atau pengembalian modal menjadi faktor pertimbangan utama pelaku usaha menahan investasinya. Nilai investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Sumbar tercatat sebesar Rp60,5 miliar atau turun signifikan dibandingkan kuartal I-2015 sebesar Rp199,0 miliar.

"Hal ini terkonfirmasi dari penyaluran kredit investasi yang tumbuh melambat dari 23,6 persen pada kuartal I-2015 menjadi 23,1 persen pada kuartal II-215," jelas dia. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam delapan tahun terakhir pertumbuhan investasi Sumbar hanya berada pada angka 5-10 persen dan tidak pernah berada di atas angka 15 persen. "Kontribusi investasi Sumbar terhadap produk domestik regional bruto Sumbar hanya 29 persen sementara yang menjadi penopang utama adalah konsumsi rumah tangga yang mencapai 51 persen," pungkasnya.



(ABD)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

16 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /