Bantuan Kementan kepada Petani Belum Beri Solusi

Gervin Nathaniel Purba    •    17 September 2015 20:46 WIB
kementerian pertanian
Bantuan Kementan kepada Petani Belum Beri Solusi
illustrasi. ANT/Ahmad Subaid

Metrotvnews.com, Jakarta: Langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memberikan bantuan kepada petani selama ini berupa bantuan peralatan pertanian dinilai belum bisa memecahkan permasalahan yang dihadapi petani.

Ketua Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) Ridwan Darmawan mengatakan bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) kepada petani selama ini hanya memberi bantuan tanpa memberikan solusi kepada petani.

"Masih bersifat karikatif, artinya bantuan-bantuan yang sifatnya masih melanjutkan programnya rezim-rezim terdahulu tak ada solusi yang konkrit," ujar Ridwan Darmawan saat ditemui di Kantor Pusat Kementan, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).

Menurut Ridwan, yang dibutuhkan petani sebenarnya ketersediaan lahan pertanian untuk kegiatan bertani. Namun dirinya menyayangkan banyak lahan pertanian yang digarap untuk kepentingan pemilik modal besar.

"Sebetulnya yang dibutuhkan petani adalah ketersedian lahan pertanian untuk mereka, selama ini mereka menggarap lahan pertanian bukan milik mereka tapi para pemilik modal besar, atau pemain besar dalam pertanian," ungkap Ridwan.

Selain itu, jika semua sektor pemerintah bisa bersatu dalam menterjemahkan program prioritas pemerintahan Jokowi-JK, maka program swasembada pangan dapat mungkin bisa berjalan. Khususnya janji reforma agraria dengan redistribusi lahan 9,7 juta hektare (ha) .

"Kalau saja bisa satu suara, tidak egosektoral, mungkin masalah pertanian, khususnya program swasembada pangan dapat tercapai, tapi selama ini mereka semua tidak satu suara, ada kebijakan yang tumpang tindih, sehingga tidak sinkron," imbuhnya.



(SAW)

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool
Bursa Transfer Pemain

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool

1 day Ago

Juventus akhirnya menyatakan menyerah mengejar gelandang Liverpool Emre Can.…

BERITA LAINNYA
Video /