Pasukan Siap Diturunkan Bebaskan WNI di PNG, Jika...

Dheri Agriesta    •    17 September 2015 21:10 WIB
penyanderaan
Pasukan Siap Diturunkan Bebaskan WNI di PNG, Jika...
Wapres Jusuf Kalla saat difoto di kantor Sekretariat Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (24/7).--Foto: MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengaku siap mengambil tindakan untuk membebaskan dua warga Indonesia (WNI) yang ditawan oknum bersenjata di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut, pasukan akan diturunkan jika dibutuhkan.

"Kalau dibutuhkan, itu pasti Indonesia pasti akan itu. Tergantung pembicaraan dengan pihak PNG," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).

JK mengaku tak mengikuti secara detail perkembangan kasus ini. Kasus ini, kata JK, berada di bawah pengawasan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan. "Menkopolhukam yang atur itu," kata dia.

Hal senada juga disampaikan Presiden Joko Widodo. Pemerintah siap membantu pemerintah PNG untuk membebaskan WNI yang disandera. Hanya saja, pemerintah masih menunggu izin dari pemerintah PNG.

"Kalau enggak ada izin enggak bisa, saya akan telepon PM O'Neill (PM PNG)," kata Jokowi di Istana Merdeka.

Dua WNI yang disandera kelompok sipil bersenjata adalah Sudirman dan Badar. Tukang kayu ini diculik dan dibawa ke wilayah Skouwtiau, Papua Nugini. Penculikan berawal dari peristiwa penembakan terhadap 4 pekerja penebang kayu di Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu 9 September 2015.

Satu orang tewas, satu orang berhasil kabur dan dua lainnya, yakni Sudirman dan Badar, disandera.


(MBM)

Sejumlah Fakta Menarik Jelang Manchester City kontra Napoli
Jelang Manchester City vs Napoli

Sejumlah Fakta Menarik Jelang Manchester City kontra Napoli

11 minutes Ago

City dan Napoli sedang berada dalam tren positif. Mereka sama-sama menuai kemenangan dalam enam…

BERITA LAINNYA
Video /