Negara Defisit 1,6% karena Pendapatan Baru Rp867 Triliun

Suci Sedya Utami    •    18 September 2015 09:42 WIB
apbnp2015defisit anggaran
Negara Defisit 1,6% karena Pendapatan Baru Rp867 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: AFP/ADEK BERRY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan selama delapan bulan tahun anggaran 2015 berjalan, defisit anggaran telah mencapai 1,6 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Defisit anggaran hingga 31 Agustus mencapai Rp186,7 triliun," kata Bambang di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 17 September 2015.

Bambang menjabarkan, defisit terjadi karena pendapatan negara yang tercapai baru terkumpul Rp867,5 triliun atau 49,2 persen dari yang ditargetkan sepanjang tahun Rp1.761,6 triliun.

Sementara belanja negara yang sudah diserap per 31 Agustus 2015 yakni mencapai Rp1.054,2 triliun atau 53,1 persen dari pagu indikatif belanja sebesar Rp1.984,1 triliun.

Adapun untuk menutup defisit tersebut, kata Bambang, yakni melalui pembiayaan atau penerbitan utang sebesar Rp246,8 triliun atau sudah 112,8 persen dari pagu pembiayaan Rp242,5 triliun. Terdiri dari pembiayaan dalam negeri sebesar Rp273,6 triliun dan pembiayaan luar negeri (netto) sebesar minus Rp26,8 triliun.

"Sehingga kita masih memiliki kelebihan pembiayaan anggaran sebesar Rp60,1 triliun," pungkasnya.


(AHL)


Video /