Pembangunan Rendah Karbon, MCA Salurkan Dana Hibah

Gervin Nathaniel Purba    •    18 September 2015 17:53 WIB
investasi hijau
Pembangunan Rendah Karbon, MCA Salurkan Dana Hibah
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/PRADITA

Metrotvnews.com, Jakarta: Millennium Challenge Account Indonesia (MCA Indonesia) menyalurkan dana hibah kepada tujuh pelaksana hibah pengetahuan hijau.

Ketujuh pelaksana dana hibah itu di antaranya Konsorsium Petuah, Green Consortium, HIVOS dan Konsorsium, JetPro-KM Utama dan Konsorsium, PKSPL IPB dan Konsorsium, Yayasan Bakti, dan LPEM FEB Universitas Indonesia.

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) MCA Indonesia Lukita D. Tuwo mengatakan, penyaluran dana hibah ini bertujuan mendorong inovasi dalam pengumpulan dan penyebaran pengetahuan terkait strategi pembangunan rendah karbon. Selain itu diharapkan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar sejalan dengan kebutuhan nasional untuk mengembangkan strategi tersebut.

"Ketujuh pelaksana hibah ini memiliki ciri dan keunggulan khas dalam mengumpulkan dan menyebarluaskan pengetahuan hijau serta mendorong kebijakan publik agar lebih ramah lingkungan," ujar Lukita D. Tuwo di Gedung Graha MR21, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015).

Selain itu, Lukita menyebutkan, para pelaksana hibah ini merupakan mitra penting untuk membantu pembangunan Indonesia. "Mereka (para pelaksana hibah) adalah mitra penting MCA Indonesia untuk membantu pembangunan Indonesia berjalan dengan cara berkelanjutan," tambah Lukita.

Adapun proses seleksi hibah ini berlangsung sejak Desember 2014. Setelah melalui proses penilaian dan negosiasi, tujuh pengusul proposal akan menerima hibah dengan nilai total USD15 juta.

Hibah ini memiliki skema pendanaan bersama, yakni para pemohon harus bersedia mendanai sedikitnya 10 persen dari total biaya proyek. Hibah pengetahuan hijau fokus di 13 kabupaten di Jambi, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, yang akan dilaksanakan hingga 2018.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif MCA Indonesia, Bonaria Siahaan menyebutkan, hibah ini akan memastikan pembelajaran yang didapat oleh proyek kemakmuran hijau tetap bisa diakses setelah MCA Indonesia berakhir.

"Kami berharap peninggalan ini dapat bermanfaat bagu pembangunan Indonesia di masa mendatang," jelas Bonaria Siahaan.

Sekadar info, hibah pengetahuan hijau adalah bagian dari aktivitas pengetahuan hijau yang merupakan salah satu kegiatan proyek kemakmuran hijau.


(AHL)

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi
Klausul Pembelian Messi

Guardiola Yakin akan Ada Klub yang Mengaktifkan Klausul Pembelian Messi

49 minutes Ago

Messi memiliki klausul 300 juta Euro atau jika dirupiahkan menjadi Rp4,7 triliun.…

BERITA LAINNYA
Video /