Dirtipideksus Masih Lengkapi Alat Bukti Kasus Pelindo

Githa Farahdina    •    18 September 2015 18:05 WIB
pelindo
Dirtipideksus Masih Lengkapi Alat Bukti Kasus Pelindo
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Brigjen Bambang Waskito--Metrotvnews.com/Githa Farahdina

Metrotvnews.com, Jakarta: Publik diminta tak khawatir soal kelanjutan proses hukum kasus Pelindo II. Kasus ini dipastikan terus berjalan.

"Jadi dua hari lalu kita sudah rapat dengan BPK, terus dengan tim teknis-teknis lain. Kita melengkapi itu (bukti) lah," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus) Brigjen Bambang Waskito di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2015).

Sejauh ini, polisi belum akan memeriksa tersangka kasus dugaan korupai pengadaan mobile crane ini. Pemanggilan dilakukan setelah semuanya dirasa cukup. "Belum (periksa tersangka). Nanti kita lengkapi dulu alat buktinya, nanti baru dipanggil-panggil lagi," tegas Bambang.

Bambang juga enggan menjelaskan berapa jumlah tersangka dalam kasus ini. "Oh enggak, enggak, enggak boleh," tambah Bambang. Yang jelas hingga saat ini, tambah Bambang, polisi dan BPK masih terus berkoordinasi menghitung kerugian negara.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan meralat pernyataan soal tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mobil crane di PT Pelindo II. Anton bahkan sempat meminta maaf karena pihak kepolisian menyebut sudah ada tersangka dalam kasus ini.

Menurut Anton, sebanyak apa pun alat bukti jika tak berkaitan satu sama lain, tetap tak bisa menjadi dasar penetapan tersangka terhadap seseorang. Penetapan tersangka juga harus dilakukan setelah gelar perkara. Sudah atau belumnya gelar perkara dilaksanakan hingga saat ini tak terungkap.

Perbedaan pendapat pun terjadi. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Kombes Golkar Pangraso yang dikonfirmasi wartawan pun menjelaskan yang sebenarnya.

"Bukan (meralat penetapan tersangka). Maksudnya itu bukan ralat, tapi gini, ketika nanti sebelum dipanggil sebagai tersangka, dia dipanggil sebagai saksi dulu," kata Kombes Golkar Pangraso ketika dihubungi, Jumat (11/9/2015).

Komjen Budi Waseso (Buwas) saat menjabat sebagai Kabareskrim pernah membeberkan soal adanya tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di Pelindo II. Namun dia enggan membeberkan siapa tersangka tersebut.


(YDH)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 hour Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /