Menhan: Bodoh Betul jika Kasus Tolikara Terulang

Al Abrar    •    21 September 2015 18:06 WIB
kerusuhan
Menhan: Bodoh Betul jika Kasus Tolikara Terulang
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan keterangan disela istirahat rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).ANT/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menjamin tak akan ada huru-hara saat perayaan Idul Adha di Tolikara, Papua. Pemerintah bodoh kalau kerusuhan yang dipicu faktor agama pecah kembali di sana.

"Masak kejadian itu (kerusuhan-Red.) terulang kembali, bodoh betul itu," kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu usai rapat kerja dengan Komisi I di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2015).

(Baca: Amuk Massa Terjadi di Tolikara)


Kerusahan saat Idul Fitri di Tolikara.Metrotv/Ricardo Hutahaean

Menhan menjamin, Hari Raya Kurban nanti di Tolikara, aman. Semua sudah diantisipasi. Sejumlah pihak terkait, seperti tentara, polisi, dan warga sudah saling berkomunikasi.

"Jadi, tidak kayak kemarin, (kerusuhan pecah) karena tak ada komunikasi," kata Menhan.

(Baca: Tolikara Rusuh, Kapolri Minta Warga Berdamai)


Markas Polres Tolikara.Dok/MI

Menhan yakin, apa yang terjadi saat Idul Fitri di Tolikara karena komunikasi antarpihak macet. Nah, itu yang harus diperbaiki. Jadi, bukan mengerahkan pasukan keamanan sebanyak-banyaknya ke sana.

"(Peningkatan pasukan) Tak terlalu (banyak). Cuma meningkatkan komunikasi, termasuk dengan masyarakat sana. Selama ini sejak kejadian tersebut kan sudah akrab," Menhan meyakinkan.


(ICH)

Hadapi Qarabag, Chelsea Darurat Penyerang
Jelang Qarabag vs Chelsea

Hadapi Qarabag, Chelsea Darurat Penyerang

1 hour Ago

Chelsea tak akan bisa memainkan empat pemain saat bertamu ke Baku Olympic Stadium, markas Qarab…

BERITA LAINNYA
Video /