Murid Meninggal, SDN 07 & Global Sevilla School Terancam Sanksi

LB Ciputri Hutabarat    •    21 September 2015 18:42 WIB
siswa sd tewas
Murid Meninggal, SDN 07 & Global Sevilla School Terancam Sanksi
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik. (Foto:MI/Susanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: DPRD DKI Jakarta akan memanggil semua pihak terkait kasus kematian dua pelajar SD di Ibu Kota. Kepala sekolah, Kepala Suku Dinas Pendidikan dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, akan dimintai keterangan.
 
Wakil Ketua DPRD Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya akan mengunjungi sekolah internasional Global Sevilla School, Puri Indah, Jakarta Barat, dan SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
 
"Besok kami akan ke sana mencari keterangan. Saya sudah minta ke Komisi E untuk panggil Kepala Dinas, Sudin, dan Kepsek," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015).
 
Taufik meminta dua sekolah itu diberi sanksi tegas karena terbukti lalai hingga ada anak murid yang tewas dalam proses belajar mengajar. "Saya minta segera diberi sanksi. Sanksinya bisa saja kepala sekolah diganti. Masa pada lingkungan dia sendiri tak paham. Jangan main-main, ini anak SD meninggal mengenaskan. Harus ada tindakan,” ujar Taufik.
 
Seorang siswi kelas 3 SD Gabriella Sheryl Howard meninggal saat tes renang bersama 16 siswa lain di sekolah internasional Global Sevilla School, Puri Indah, Jakarta Barat.
 
Sementara siswa SD 07 Pagi berinisial NAA, 8, meninggal diduga dianiaya teman sekolahnya, berinisial R (8), di Jalan Bendi 8 RT 05 RW 10, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.


(FZN)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

16 hours Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /