Whisnu Berharap Rasiyo-Lucy Lolos Verifikasi

Amaluddin    •    22 September 2015 10:54 WIB
pilkada serentak
Whisnu Berharap Rasiyo-Lucy Lolos Verifikasi
Foto: Pasangan petahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana/MTVN_Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Calon wakil wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengaku prihatin dengan nuansa politik dalam rangkaian pencalonan wali kota Surabaya. Pasangan petahana Tri Rismaharini ini berharap calon pesaingnya dalam dua kali masa pendaftaran tambahan pemilihan wali kota (Pilwali) Surabaya ini bukan calon 'dagelan.'

"Kami berharap tidak ada calon dagelan lagi. Semoga pasangan Rasiyo-Lucy ditetapkan memenuhi syarat pada 24 September lusa," kata Whisnu Sakti Buana di Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/9/2015).

Whisnu mengaku turut mendoakan agar Rasiyo-Lucy Kurniasari lolos tahap verifikasi. Sehingga dapat ditetapkan KPU Kota Surabaya sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya sebagai pesaingnya.

"Semoga pasangan Rasiyo-Lucy memenuhi syarat. Sebenarnya kita tidak takut sih. Yang kita takutkan cuma calonnya hilang lagi," kata dia.

KPU Surabaya membuka pendaftaran pertama pada 26 hingga 28 Juli lalu, pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, belum mendapat lawan tanding, hingga pendaftara kembali dibuka pada 1 hingga 3 Agustus. Di akhir massa pendaftaran tambahan, Demokrat dan PAN mendaftarkan Dhimam Abror Djuraid-Haries Purwoko.

Namun, pada pendaftaran pasangan Dhimam-Haries ini, masyarakat Surabaya disuguhi dagelan politik. Sebab, saat detik-detik jelang penutupan pendaftaran, Dhimam dan Haries yang saat mendaftar ke KPU, Haries minta izin ke toilet dan kemudian menghilang.

Kemudian, pada massa tambahan pendaftaran tahap dua, tanggal 9 hingga 11 Agustus, Demokrat dan PAN kembali mendaftar. Kali ini, Rasiyo-Dhimam yang dipasang. Sayang, pada 30 Agustus, pasangan ini diputus TMS alias tidak memenuhi syarat.

Terakhir, KPU membuka kembali pendaftaran tahap 3. Dua partai itu kembali mengusung Rasiyo. Namun, kedua partai mengganti Dhimam dengan Lucy Kurniasari. Pada 24 September mendatang, KPU Surabaya akan menetapkan apakah pasangan tersebut sah melaju ke Pilkada Surabaya.

Selanjutnya, pada 24 September nanti, PDIP Kota Surabaya berharap, pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari yang mendaftar pada 8 September lalu, bisa ditetapkan sebagai calon lawan untuk Risma-Whisnu, agar hak politik warga Surabaya tak 'dikebiri.'‎ "Kita berharap, hak politik warga terlindungi, untuk memberi hak suaranya. Semoga pasangan Rasiyo-Lucy memenuhi syarat," pungkas pria yang juga wakil wali kota Surabaya itu.


(TTD)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /