Kasus e-KTP, Bos PT HP Kembali Dipanggil KPK

Yogi Bayu Aji    •    22 September 2015 12:22 WIB
korupsi e-ktp
Kasus e-KTP, Bos PT HP Kembali Dipanggil KPK
Gedung KPK (Foto: MTVN/Yogi Bayu Aji)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Business Development Manager PT Hewlett-Packard Indonesia Berman Jandry S. Hutasoit. Dia akan dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.
 
"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S (Sugiarto)," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015).
 
Ini bukan kali pertama petinggi HP Indonesia dipanggil penyidik. Pada 10 Juni lalu, dia sudah diperiksa KPK. Rumahnya juga digeledah penyidik KPK pada 24 April 2014.
 
Berman diduga mengetahui banyak soal kasus e-KTP. Namun, belum diketahui materi apa yang bakal digali penyidik pada pemeriksaan kali ini. "Yang pasti keterangan diperlukan penyidik," ungkap Yuyuk.
 
Selain Berman, KPK juga memanggil beberpa saksi lain. Mereka adalah Direktur Perum Bulog Fadzri Sentosa, mantan Dirut Perum Percetakan Negara Isnu Edhi Wijaya, Dirut PT Personel Alid Daya Prima Wuryanjono, PNS Kementerian Ketenagakerjaan Kunjung Nasehat, dan Pegawai Indosat Agustina Retnowati. "Mereka juga diperiksa untuk tersangka S," kata Yuyuk.
 
KPK menjerat Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto sebagai tersangka pada 22 April 2014 lalu. Dia bertindak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.
 
Sugiharto dikenai Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.


(FZN)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

23 hours Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /