Gayus Diminta Ditahan di Daerah Terisolir

M Rodhi Aulia    •    22 September 2015 19:45 WIB
gayus tambunan
Gayus Diminta Ditahan di Daerah Terisolir
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu. (Foto: Antara/

Metrotvnews.com, Jakarta: Terpidana kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan diminta ditahan di lapas yang berada di daerah terisolir. Pengasingan diharap dapat menjauhkan Gayus jauh dari interaksi dan kenikmatan duniawi yang bisa ia dapat selama jadi terpidana.
 
Anggota Komisi III Masinton Pasaribu mengatakan, Kementerian Hukum dan HAM harus memperbaiki sistem pengaman di lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, lapas di Indonesia memiliki dua kelemahan. Pertama, kapasitas Lapas yang tidak sebanding dengan jumlah narapidana, dan kedua kualitas pengawasan yang sangat minim.
 
"Gayus sebagai momentum (perbaikan) saja. Kami akan melihat sistem apa yang akan dibuat Lapas dan kami akan menyetujui anggarannya," kata Masinton dalam program Primetime News Metro TV, Selasa (22/9/2015).
 
Masinton ingin Gayus ditempatkan di lapas yang berada di daerah terisolir. Ia berharap pejabat lapas atau sipir yang terbukti menerima suap dari narapidana diberi sanksi maksimal.
 
Komisi III DPR akan memanggil Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (PAS) I Wayan Kusmiantha, pekan depan. Pemanggilan ini terkait beredarnya foto terpidana kasus penggelapan pajak Gayus Tambunan di sebuah restoran di Jakarta.
 
"Minggu besok sudah bisa kita panggil," kata Masinton.
 
Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, pihaknya akan mencecar Yasonna terkait pelesiran Gayus untuk kesekian kalinya.


(FZN)


Video /