Curi Kopra, 6 'Tikus Perusahaan' Dijebloskan ke Penjara

Muhammad Khoirur Rosyid    •    22 September 2015 19:51 WIB
pencurian
Curi Kopra, 6 'Tikus Perusahaan' Dijebloskan ke Penjara
Enam tersangka dan barang bukti kopra di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Foto: MTVN/Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Enam buruh PT Waru Gunung yang beralamat di Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, harus meringkuk di sel tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka ditangkap karena diketahui menggelapkan kopra milik perusahaan.

Enam buruh itu Musamin, 48, asal Kabupaten Jombang; Sulaiman, 33, asal Bojonegoro; Lukman Hakim, 37, warga Gresik; Sujais, 41, asal Surabaya; Susanto, 41, asal Surabaya; dan Achmad Arif, 36, warga Surabaya. Mereka ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa, 22 September 2015.

“Tersangka dijerat Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun karena telah menggelapkan barang,” kata Kepala Bagian Humas AKP Djanu Fitrianto.

Djanu menjelaskan keenam tersangka ada yang bekerja sebagai sopir dan kuli angkut. Modus penggelapannya, truk yang digunakan untuk mengangkut kopra terlebih dulu transit di garasi di Jalan Tambak Mayor, Surabaya, sebelum dikirim ke luar kota.

“Kopra yang sudah dimasukkan ke dalam karung itu kemudian oleh tersangka diambil. Setiap truk diambil dua karung,” ujarnya.

Total kopra yang berhasil digelapkan tersangka 18 karung. Rencananya oleh tersangka kopra tersebut akan dijual kembali sebagai tambahan penghasilan.

Ulah tersangka diketahui pihak perusahaan dan dilaporkan ke polisi. Setelah diselidiki keenam tersangka itu akhirnya berhasil ditangkap.

“Belum ada pembelinya. Kopra masih baru akan dikirim ke wilayah Kalimas, Surabaya, untuk dijual. Jadi, penadahnya belum diketahui,” ujar Djanu.


(UWA)