Nasib Orang Miskin

Berobat ke Rumah Sakit Malah Disuruh ke Orang Pintar

Iswahyudi    •    22 September 2015 21:45 WIB
kemiskinan
Berobat ke Rumah Sakit Malah Disuruh ke Orang Pintar
Sugito (kiri) dan Mufidah (kedua dari kiri) ditemui di rumahnya. Foto: MTVN/Iswahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Keluarga asal Dukuh Seser, Desa Parakan Sebaran RT 01/02, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, mendapatkan cobaan bertubi-tubi. Selain miskin, mereka juga harus menderita sakit misterius.

Sang ayah, Sugito, 54, menderita tumor sebesar bola futsal di kaki kanannya, sedangkan anak ketiganya, Mufidah, 26, harus menderita kebutaan sejak lima tahun silam. Keduanya tak bisa mengobati penyakit mereka ke rumah sakit karena tak punya uang.

Sugito sudah menderita tumor sejak tahun 80-an. Saat itu ukurannya masih kecil. Berangsur-angsur membesar hingga seperti sekarang. Namun, menurutnya, dia tak merasa nyeri dengan keberadaan daging tumbuh itu. "Tapi cukup mengganggu saat bekerja dan tidur," kata Sugito yang berprofesi sebagai pemulung, ditemui Selasa (22/9/2015).

Sugito pernah diminta berobat ke RSUD dr Karyadi, Semarang. "Kenalan saya mengatakan kaki ini harus diamputasi jika ingin menghilangkan tumor. Akhirnya saya takut ke rumah sakit," katanya.

Area kerja Sugito sebagai pemulung di Semarang. Uang yang dia peroleh dari pekerjaannya itu berkisar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per hari. "Saya setiap hari bekerja memunguti barang-barang rongsokan di Semarang. Dari sini naik bus untuk berangkat kerja di sana," kata dia.

Sementara itu, Mufidah mengaku sudah sejak lima tahun lalu matanya tak bisa melihat. Dia tak bisa melihat setelah bekerja sebagai pembantu di Weleri.

"Saat itu saya merasa mata kiri iritasi karena debu. Terus sering saya kucek dan akhirnya tak bisa melihat. Tadinya hanya mata sebelah kiri, tetapi lama-lama mata kanan juga menjadi tidak bisa melihat," kata Mufidah.

Dua tahun lalu dia mencoba berobat ke RSUD dr Soewondo Kendal. "Namun, petugas di sana justru menyarankannya saya datang ke orang pintar," ujar Mufidah. Sugito berharap ada uluran tangan dermawan yang mau membantu mereka.


(UWA)


Nostalgia Kiper Klub Liga Inggris di Piala AFF 2018
Piala AFF 2018

Nostalgia Kiper Klub Liga Inggris di Piala AFF 2018

13 minutes Ago

Kembalinya Etheridge ke Piala AFF ditandai dengan hasil positif. Filipina berhasil meraih kemen…

BERITA LAINNYA
Video /