Lalu Lintas

Ogah Kena Tilang? Pahami Perubahan Jalan Satu Arah di Jaksel

M. Bagus Rachmanto    •    25 September 2015 09:09 WIB
lalu lintas
<i>Ogah</i> Kena Tilang? Pahami Perubahan Jalan Satu Arah di Jaksel
Peta pengaturan Sistem Satu Arah (SSA) terbatas. DISHUB

Metrotvnews.com, Jakarta: Menyikapi kemacetan Ibukota yang kerap terjadi setiap harinya, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) Provinsi DKI Jakarta mencoba melakukan rekayasa lalu lintas. Salah satu diantaranya dengan kegiatan pengaturan lau lintas Sistem Satu Arah (SSA) terbatas dan penutupan putaran.
 
Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Subdinhubtrans) Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel), menindaklanjuti laporan/keluhan msyarakat ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui qlue.
 
Untuk itu , Subdinhubtrans Kota Administrasi Jakarta Selatan, memberlakukan SSA di Jalan Menteng Pulo 2, Jalan Menteng Pulo Raya, Jalan Pendawa di Kelurahan Menteng dalam, dan penutupan putaran sepanjang Jalan Dr Saharjo dari putaran Jembatan Merah sampai dengan putaran Jalan Rambutan.


Tujuan rekayasa jalan ini untuk mengurai kemacetan dan meniadakan konflik di Jalan Casablanca. Jalan yang terkena SSA terbatas dan diberlakukan pada sore hari pukul 16.00-20.00 WIB, yakni Jalan Menteng Pulo 2 satu arah, dari arah Selatan (Jalan Casablanca) kea rah Utara (Jalan Menteng Pulo Raya), kemudian Jalan Pendawa satu arah, dar arah Utara (Jalan Menteng Pulo Raya) ke arah Selatan.
 
Sebelumnya telah dilakukan uji coba dari 15-18 September pada sore hari pukul 16.00-20.00 WIB. Penetapan ini berlaku mulai 22 September 2015, dan mempunyai kekuatan hukum yang mengikat 30 hari setelah hari penetapan. Apabila melanggar, pengemudi akan dikenakan sanksi tilang oleh aparat kepolisian.
 
Jadi bagi para pengendara yang belum tahu dan tidak ingin kena tilang, sebaiknya perhatikan rambu-rambu lalu lintas telah dipasang serta membiasakan diri dengan perubahan jalur yang baru, dan yang terpenting tertib berlalu lintas, jangan melanggar peraturan demi menjaga keamanan, keselamatan dan kenyaman bersama.
(UDA)


Video /