Bangun Bangsa Tanpa Dikotomi Sipil dan Militer

Achmad Zulfikar Fazli    •    23 September 2015 12:29 WIB
tni
Bangun Bangsa Tanpa Dikotomi Sipil dan Militer
Jenderal TNI Mulyono (kedua kanan) saat panen raya di Desa Kupang, Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis 17 September 2015. Antara Foto/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Jakarta: Sinergitas antarelemen bangsa sangat penting dalam membangun bangsa. Apalagi, saat ini perekonomian Indonesia sedang tidak stabil.  

Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Mulyono mengatakan dalam membangun negara tidak ada dikotomi atau perbedaan sipil dan militer. Semua elemen baik TNI maupun masyarakat harus bersatu padu bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pada masa lalu kita selalu mendengar dikotomi antara sipil dan militer, mari kita sadarkan bersama bahwa peringatan tersebut adalah bentuk upaya pemecah belah anak bangsa," kata Mulyono dalam sambutannya di acara Seminar Nasional Pembinaan Teritorial ke-I di Mako Pusterad, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (23/9/2015).

Menurut dia, seluruh elemen bangsa, tidak hanya TNI, punya tanggung jawab sama menjaga keutuhan NKRI. "Tidak ada lagi dikotomi militer dan sipil, yang ada seluruh komponen bangsa memikul tanggung jawab bersama," ujar Mulyono.

Mulyono mengatakan, TNI akan terus memberikan kontribusi dalam setiap pembangunan untuk menegakkan kedaulatan dan menjaga keutuhan NKRI. TNI memberikan solusi untuk negara dalam menghadapi permasalahan  kompleks.

"Di kondisi sekarang ini sudah waktunya kita bersatu padu untuk mencari solusi tentang semua masalah-masalah bangsa yang dihadapi saat ini," kata Mulyono.


(TRK)

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar
Paris Saint-Germain vs Celtic

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar

11 hours Ago

Neymar berhasil menyarangkan sepasang gol ke gawang Celtic  pada menit ke-9 dan menit ke-2…

BERITA LAINNYA
Video /