Panwaslih Malang Desak Ratusan Spanduk Dewanti-Masrifah Segera Dicabut

Aditya Mahatva Yodha    •    23 September 2015 12:35 WIB
pilkada serentak
Panwaslih Malang Desak Ratusan Spanduk Dewanti-Masrifah Segera Dicabut
Foto: Salah satu spanduk pasangan cabup Malang Dewanti Rumpoko dan Masrifah Hadi yang dinilai melanggar PKPU/MTVN_Aditya Mahatva Yodha

Metrotvnews.com, Malang: Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Malang, Jawa Timur, menanggapi laporan terkait spanduk pasangan calon bupati Malang Dewanti Rumpoko dan Masrifah Hadi yang memuat foto Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Sebanyak 780 spanduk yang tersebar di 390 desa akan dicabut.

Divisi Penanganan dan Penindakan Pelanggaran Kampanye Panwaslih Kabupaten Malang, George Da Silva meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang mendesak Dewanti-Masrifah segera mencabut ratusan spanduk itu. Penyebaran spanduk itu dinilai melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

"Sesuai aturan pada PKPU Nomor 7 Tahun 2015 di Bab VII Pasal 61 dan 62 maka spanduk pasangan calon nomor 2 Dewanti-Masrifah dianggap melanggar PKPU, di mana kepala daerah yang menjabat kalau mau berkampanye harus izin cuti terlebih dahulu," kata George saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (23/9/2015).

Sebelumnya, tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati Malang Rendra Kresna-Sanusi melapor ke Panwaslih Kabupaten Malang dan KPU terkait spanduk Dewanti-Masrifah yang memuat foto Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Spanduk yang tersebar sebelum masa kampanye itu juga dinilai sebagai bentuk kampanye.

Pilkada Kabupaten Malang diikuti tiga pasang calon yakni pasangan nomor urut 1 Rendra Kresna-Sanusi, nomor 2 Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi, dan nomor urut 3 Nurcholis-Muhammad Mufidz.


(TTD)

Siapa Lolos, Siapa Tersingkir di <i>Matchday</i> 5? Ini Hitung-hitunganya!
Liga Champions 2017--2018

Siapa Lolos, Siapa Tersingkir di Matchday 5? Ini Hitung-hitunganya!

2 hours Ago

Sebanyak 12 tim berpeluang mengikuti jejak empat tim yang sebelumnya sudah lebih dulu lolos ke …

BERITA LAINNYA
Video /