Sejarawan: Bang Buyung tak Perlu Revolusi Mental

Al Abrar    •    23 September 2015 15:52 WIB
adnan buyung nasution meninggal
Sejarawan: Bang Buyung tak Perlu Revolusi Mental
Pengacara senior Adnan Buyung Nasution,--Foto: MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak hanya dikenal sebagai advokat ulung, sosok almarhum Adnan Buyung Nasution dikenal juga sebagai aktivis  1998 yang melahirkan era reformasi.

Penilaian itu disampaikan sejarawan Anhar Gonggong saat melayat ke rumah duka di Jalan Poncol Lestari Nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. "Dimata saya, beliau orang yang mempunyai integritas diri yang sangat kuat, dan saya belajar dari situ," kata Anhar, Rabu (23/9/2015).

Menurut Anhar, Adnan tak lagi membutuhkan revolusi mental seperti yang digembar-gemborkan pemerintahan Jokowi-JK. Sebab, Bang Buyung, demikian biasa disapa, memiliki integritas tinggi dan idealisme yang kuat.

"Kalau orang sekarang butuh revolusi mental, tidak buat Bang Buyung. Justru kita harus mengikuti mentalnya, dalam semua situasi dan integritas dirinya," tambahnya.

Anhar mengaku mengenal Adnan Buyung secara dekat tahun 1998, saat Buyung menjadi aktivis dan berorasi di Universitas Atmajaya.

"Waktu itu saya pembantu dekan di Atmajaya, akrab sejak awal reformasi, beliau berorasi di kalangan mahasiswa sebagai aktivis menyuarakan untuk reformasi," jelas Anhar.


(MBM)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

5 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /